Liburan, Santri Tahfidzul Quran Aisyiyah Berlatih English Speaking

104
Hikmah Press
Hj Qomariyah memberi motivasi pada santri PTQ Aisyiyah Ponorogo agar serius belajar Bahasa Inggris (foto: Sabrina PTQ Aisyiyah/pwmu.co)

PWMU.CO-Tiada hari tanpa belajar. Motto ini sepertinya layak disematkan pada para santri Pesantren Tahfidzul Quran (PTQ) Aisyiyah Ponorogo. Di saat siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo) melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), para santri kelas X dan XI tidak malah leha-leha santai liburan. Mereka justru mengisi liburannya dengan mengikuti kegiatan Belajar Mudah Bahasa Inggris.

Kegiatan yang diikuti 18 santriwati tersebut dilakukan selama 4 hari,yakni selama liburan UNBK kakak kelasnya, mulai Selasa hingga Jumat (10-13/04/2018). “Tujuan dari kegiatan ini agar para santriwati dapat menguasai Bahasa Inggris dengan baik sehingga mereka bisa berkomunikasi dengan siapapun nanti di luar sana,” ungkap Direktur PTQ Aisyiyah Ponorogo Hj. Qomariyah SAg dalam sambutannya, Selasa (10/04/2018).

iklan

Kegiatan Belajar Mudah Bahasa Inggris ini dipandu langsung oleh ahlinya, yakni Alifia Institute dari Kampung Inggris Pare Kediri. Ada dua pengajar Alifia yang datang di PTQ Aisyiyah yaitu Miss Allbio Sunny Sindy Devi dan Miss Ayu Larasati. Para santriwati diajak untuk melatih speaking skill, dimulai dengan review ulang materi seperti greeting, introduction, number, dan describing about yourself and friends, di mana materi-materi tersebut adalah dasar untuk melakukan daily conversation.

Qomariyah berharap agar semua santri  benar-benar serius dan giat dalam mengikuti kegiatan Bahasa Inggris  ini sehingga diperoleh hasil yang maksimal.

Kegiatan Belajar Mudah Bahasa Inggris yang digelar PTQ membawa daya tarik tersendiri bagi santri-santrinya. Mereka terlihat antusias di dalam mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu santri yang terlihat senang dan ceriah adalah Fauziah Erbin. “Alhamdulillah bisa mendapat ilmu baru, dapat lebih berani berkomunikasi dengan Bahasa Inggris dan dapat menambah pengalaman. Mudah-mudahan  dapat mengamalkannya  di kegiatan sehari-hari di pondok,” ujar Fauziah dengan ekspresi gembira (Sugiran)