Jelang Ujian, Pengawas MI Ikrarkan Pakta Integritas Jujur dan Tepat Waktu

70
Hikmah Press
Nofi/pwmu.co
Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) Kecamatan Pagu dan Kayen Kidul mengadakan pembinaan dan pengukuhan pengawas tahun pelajaran 2017/2018.

PWMU.CO-Menghadapi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Daerah (UAMBD) 16 April 2018, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 5 Pagu Kediri memberikan les tambahan di luar jam sekolah kepada siswa kelas 6. Les tambahan ini latihan mengerjakan soal-soal sesuai materi ujian.

Kepala MIM 5 Pagu Hj Dra Siti Marfiah MPdI menjelaskan,  selain memberi les tambahan, di sela pembelajaran para guru memberikan motivasi kepada siswa kelas 6 untuk semangat belajar dan tenang menghadapi ujian.

iklan

”Les tambahan dan pemberian motivasi itu diperlukan agar siswa tidak perlu merasa khawatir dan memiliki rasa percaya diri menempuh ujian,” tuturnya dihubungi Rabu (11/4/2018).

Untuk persiapan UAMBD, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) Kecamatan Pagu dan Kayen Kidul mengadakan pembinaan dan pengukuhan pengawas  ruang tahun pelajaran 2017/2018 pada Senin (9/4/2018).         Acara ini diselenggarakan di MI Syamsul Huda Santren. Dihadiri oleh seluruh kepala madrasah ibtidaiyah Pagu dan Kayen Kidul, pengawas ruang UAMBD, dan Pengawas Pendidikan Agama Islam Hj Dra Siti Marfiah MPdI.

Seluruh pengawas ruang UAMBD mengucapkan Pakta Integritas dengan tegas dan lantang. Salah satu isinya yang diucapkan adalah sanggup melaksanakan tugas dengan jujur dan penuh tanggung jawab.

Perwakilan Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Sulistyaningrum menarangkan,  jumlah peserta UAMBD dari Kayen Kidul 145 siswa,  dari Pagu 83 siswa. ”UAMBD Kayen Kidul akan ditempatkan di sepuluh madrasah, sedangkan Pagu dilaksanakan di dua tempat yakni MI Sunan Ampel dan MI Muhammadiyah 5 Pagu,” kata Sulistyaningrum.

Dalam pembinaannya  Siti Marfiah mengatakan, kedisiplinan adalah hal yang paling utama saat menjadi pengawas ruang UAMBD. ”Disiplin yang paling sulit dilakukan adalah disiplin waktu. Pengalaman UAMBD  tahun lalu, masih ada pengawas ruang yang datang terlambat. Semoga tahun ini tidak terjadi lagi,” kata Siti Marfiah.

Dia menjelaskan, sudah dua tahun ini, Pagu dan Kayen Kidul melaksanakan UASBN secara mandiri, tidak bergabung dengan UPTD.  ”Usaha yang tidak mudah untuk mampu melaksanakan ujian secara mandiri, kita berharap UAMBD dan UASBN Tahun Pelajaran 2017/2018 dapat sukses baik dalam pelaksanaan maupun dalam pelaporannya,” ujar dia menandaskan. (Nofi Ambarwati)