Lazismu Kabupaten Malang Berbagi Beasiswa kepada Siswa SD-SMA.

88
Hikmah Press
Mirza/pwmu.co
Lazismu Kabupaten Malang berbagi beasiswa kepada siswa SD-SMA.

PWMU.CO-Lazismu tiada henti berbagi untuk negeri. Kali ini Lazismu Kabupaten Malang berbagi kebahagiaan kepada anak yatim dan miskin bertempat di Hall Sengkaling Kuliner UMM, Sabtu (14/4/2018) pagi.

Lazismu mengundang 77 anak yatim dan tidak mampu yang masih bersekolah SD sampai SMA untuk menerima paket beasiswa dan school kit.

iklan

Baca Juga: Warga Muhammadiyah Salurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah di Lazismu, Bukan di Lembaga Lain

Pada acara juga mengundang Ustadz Rahmat motivator pendidikan untuk memotivasi peserta penerima bantuan Lazismu tentang pentingnya ibadah.  Motivasi ibadah penting disampaikan agar anak-anak tak hanya pintar secara akademik saja namun juga pintar secara spiritual.

“Sebagai seorang anak muslim hendaknya kita selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah. Salah satu cara untuk mensyukuri atas semua nikmat adalah dengan shalat lima waktu,” kata Rahmat dengan tersenyum.

“Allah itu tidak butuh shalat kita, meskipun kita tidak shalat Allah tidak akan bingung. Justru sebaliknya kita yang membutuhkan Allah, karena tanpaNya kita bukanlah apa-apa,” tuturnya.

Ketua PDM Kabupaten Malang Dr Mursidi mengapresiasi kegiatan ini, karena penting untuk seorang anak untuk terus melanjutkan pendidikannya. “Namun permasalahannya masih banyak siswa yang tidak mampu secara ekonomi, karena itu dengan pemberian ini membantu siswa miskin untuk terus semangat mengenyam pendidikan sehingga tidak putus sekolah,” jelasnya.

Sementara Ketua Lazismu Kabupaten Malang Heru Endroyono mengatakan kegiatan ini merupakan bukti Lazismu sangat peduli dengan pendidikan masyarakat. Dia berharap ke depannya semakin banyak siswa yang dapat beasiswa dari Lazismu.

”Alhamdulillah, acara ini berlangsung dengan sukses. Semoga kelak semakin banyak lagi siswa yang bisa kami bantu selaku Lazismu Kabupaten Malang, dengan demikian angka putus sekolah semakin berkurang,” ungkapnya. (Mirza/Izzudin)