Dua Faktor yang Bikin Kegiatan Menyambut Ramadhan di SD Mutu Gresik Terasa Beda

94
Hikmah Press
Ustadz Billah saat menyampaikan tausiah jelang Ramadhan. (Lis/PWMU.CO)


PWMU.CO – Meskipun sudah menjadi agenda rutin tahunan, kegiatan menyambut bulan Ramadhan di SD Muhammadiyah 1 Gresik kali ini, Selasa (15/5/18), terasa spesial.

Pertama, karena sepekan terakhir ini para siswa disibukkan oleh berbagai ujian. “Sepakan sebelumnya secara beruntun para siswa disibukkan dengan kegiatan-kegiatan ujian. Setelah siswa kelas IV menjalani USBN dan Ujian Akhir Sekolah, disusul kelas I-V mengikuti PAT (Penilaian Akhir Tahun),” terang Lilik Isnawati SPd MPd, Wakil Kepala SD Mutu Gresik—nama poluler sekolah tersebut.

iklan

Lilik menjelaskan, agenda akhir tahun pelajaran ini sangat padat karena bersamaan dengan kedatangan bulan Ramadhan. “Sesuai jadwal dari Dinas Kabupaten Gresik, diharapkan jadwal pelaksanaan PAT tuntas sebelum libur awal puasa,” ujarnya.

Jadi, dia menambahkan, SD Mutu Gresik dan juga sekolah lainnya merasakan betapa padatnya pelaksanaan jadwal kegiatan ujian kali ini. “Alhamdulillah hari ini (Selasa), kegiatan PAT selesai dan ditutup dengan pengajian menyambut bulan Ramadhan,” jelas Lilik.

Kedua, kegiatan tersebut juga spesial berkaitan dengan terjadi beberapa ledakan bom di Surabaya. Kepala Urusan Ismuba SD Mutu Gresik Rasyidul Arifi Billah SP menyampaikan, kegiatan ini sedikit berbeda karena ada Pray for Surabaya di dalamnya.

Pray for Surabaya ini sebagai wujud solidaritas siswa-siswi dan keluarga besar SD Mutu Gresik atas tragedi yang menimpa saudara-saudara kita sebangsa,” tutur Billah, sapaan akrabnya.

Dalam tausiahnya, Billah mengajak kepada seluruh siswa untuk meningkat kan keimanan kepada Allah. “Mari kita menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, dengan niat yang sungguh-sungguh karena Allah. Mari menambah khasanah keilmuan, memperbanyak membaca dan menghafal Alquran, dan mensucikan diri,” ajaknya.

Seusai menyampaikan tausiah, Billah memimpin doa untuk saudara muslim yang terkena musibah di Surabaya, Sidoarjo, Indonesia, Palestina, Suria, dan umat Muslim lainnya di dunia. (Lis)

Antusias mendengarkan tausiah Ustadz Billah. (Lis/PWMU.CO)