Selama Ramadhan Karyawan Rumah Sakit Ini Adakan Tazkiyatun Nufus

160
Hikmah Press
Habibie/pwmu.co
Rapat pleno karyawan RS PKU Muhammadiyah Surabaya.

PWMU.CO-Menjalani puasa Ramadhan yang dimulai besok Kamis (17/5/2018), Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya mengadakan kegiatan tazkiyatun nufus atau penyucian jiwa untuk karyawan. Acara ini untuk menjadikan karyawan yang ikhlas, tawadhuk dalam bekerja dan kehidupan sehari-hari.

Kepala Sub Bagian Sumber Daya Insani (SDI) dan Diklat RS PKU Muhammadiyah Budi Rokhani Skep NS menyampaikan, berbagai kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh karyawan itu murajaah hafalan juz 30 dan doa harian yang dilaksanakan pada Senin-Rabu (21-23 Mei 2018) bertempat di Mushala as-Syifa lantai 1 rumah sakit.

iklan

Kegiatan itu dijelaskan kepada seluruh karyawan dalam rapat pleno di ruang serbaguna lantai 3 RS PKU Muhammadiyah Jl KH Mas Mansyur 180-182 Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Baca Juga:  Menggeliatkan Gerak Muhammadiyah di Bumi Madura

“Kegiatan Baitul Arqam Karyawan dilaksanakan pada Sabtu-Ahad (26-27/5/2018) bertempat di Gedung FIK Universitas Muhammadiyah Surabaya. Buka puasa bersama dilaksanakan pada Kamis (31/5/2018) bertempat di ruang serba guna ini,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan kerohanian yang diadakan rumah sakit ini untuk meningkatkan spiritualitas hati nurani.  “Diharapkan setelah Ramadhan kita semua berada pada sebuah kehidupan yang mampu menghindarkan diri kita dari dosa dan pelanggaran, kita kembali kepada kefitrahan kita,” tambahnya.

Masih kata Cak Bud, panggilan akrabnya, kita diharapkan menjadi manusia suci maka mari kita bersama-sama menjalankan perintah Allah ini dengan penuh tawadhuk dan khusuk. “Kita istiqomah menjalankan tarawih, tadarrus, puasa, melaksanakan ibadah mahdhoh dengan thumakninah,” tandasnya.

Baca Juga:  Buka Puasa Sederhana untuk Samakan Frekuensi Direksi-Karyawan

“Saya berharap seluruh karyawan bisa memanfaatkan Ramadhan ini dengan sebaik-sebaiknya, ibadah tidak lemes, bekerja juga tidak lemes, berilah pelayanan terbaik kepada pasien dan keluarganya atau kepada  siapapun meskipun kita sedang menjalankan ibadah puasa,” tukasnya. (Habibie)