Lely, Anak TKI Peraih Nilai UN Tertinggi Se-Kabupaten

507
Hikmah Press
Khoudotun Nurlaili, siswa MIM Plus Suwaru, Bandung, Tulungagung peraih nilai UN tertinggi Se-Kabupaten Tulungagung. (foto: Candra/pwmu.co)

PWMU.CO – Prestasi membanggakan diraih oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Plus Suwaru Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Pasalnya, Khoudotun Nurlaili menjadi siswa dengan nilai UN tertinggi Se-Kabupaten Tulungagung.

Awalnya tidak ada yang menyangka jika satu dari 39 siswa yang diluluskan MIM Plus ini menjadi peraih nilai UN tertinggi. Karena saat pengumuman tanggal 5 Juni 2018 belum ada pemberitahuan dari Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung yang menaungi MIM Plus ini.

iklan

Barulah dua hari berselang setelah pengumuman itu, (7/6/2018) pihak sekolah mendapatkan pemberitahuan dari Pengawas Kementerian Agama Tulungagung, Bahrodin, bahwa Lely, panggilan akrabnya, dengan total nilai UN 29,42 menjadi siswa dengan nilai tertinggi tingkat Sekolah Dasar se-Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga:  Juarai Sipres 2017, SD Muhammadiyah Benjeng Terima Penghargaan dari UPTD Dinas Pendidikan  

Nurul Hidayati, ibunda Lely tidak pernah menyangka bahwa anak semata wayangnya menjadi siswa peraih UN tertinggi. “Lely kesehariannya suka belajar bahkan saya sendiri yang ngajari, maklum bapaknya merantau jadi TKI di Malaysia,” tutur Nurul.

Menurut Nurul, suaminya Imam Rofingi meskipun jauh selalu memberikan motivasi kepada Lely untuk selalu semangat belajar. “Lely memiliki jadwal tetap belajar yaitu selepas Maghrib,” ujar Nurul tentang jadwal belajar Lely.

Kepada PWMU.CO, Kepala MIM Plus Suwaru, Agus Rudianto SPdI mengungkapkan rasa bangga kepada anak didiknya yang meraih nilai UN tertinggi se-kabupaten.

“Ini menjadi tugas berat seluruh elemen yang terlibat di sekolah ini karena harus menpertahankan predikat itu di tahun tahun selanjutnya,” terang Agus.

Baca Juga:  Fildza, Siswa Berprestasi ini Berbagi Resep Belajar

Masih menurut Agus, jumlah siswa MIM Plus Suwaru adalah 271. “Harus ada 2 atau 3 yang seperti Lely, artinya mengikuti jejaknya,” tegasnya.

Sementara itu Wali kelas VI, Candra Triwahyudi mengisahkan bahwa Lely memiliki prestasi yang baik di bidang akademik dan non akademik.

“Lely pernah mendapat juara harapan 1 pidato TB Care Aisyiyah Kabupaten Tulungagung,” ungkap Candra yang juga Kabid Organisasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Tulungagung ini menunjukkan prestasi Lely non akademik yang diraihnya terakhir.

“Lely itu anak yang mudah bergaul, sosialnya bagus dan bertanggung jawab,” pungkas Candra.

Selamat untuk Lely dan MIM Plus Suwaru Bandung Tulungagung! (hendra pornama)