Gandeng Unair, SDMM Edukasi Siswa soal Obat-obatan melalui Panggung Boneka

149
Hikmah Press
Panggung Boneka Acil di aula SDMM. (Aziz/PWMU.CO)

PWMU.CO – Salah satu alternatif metode pelayanan anak yang cukup efektif adalah melalui panggung boneka. Seperti yang dilakukan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bekerja sama dengan SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Selasa (17/7/18).

Sebagai salah satu kegiatan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Fakultas Farmasi Unair ingin mengenalkan keilmuan tentang kefarmasian, khususnya obat-obatan kepada anak-anak.

iklan

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Unair Khoirotin Nisak SFarm MFarm Apt mengatakan, pengetahuan siswa sekolah dasar akan penggunaan obat dengan baik dan benar masih kurang.

“Padahal ini penting untuk bekal mereka ketika membeli obat dan menyimpan obat di rumah. Mana yang masih boleh dikonsumsi sampai bagaimana cara membuang obat yang sudah kadaluwarsa,” ujarnya.

Baca Juga:  80 Yatim, 67 Janda Tua, dan Dhuafa Lainnya Dapat Daging Kurban dari Baksos SDMM di Sembayat

Pemberian informasi terkait hal tersebut, lanjut Nisak, menjadi kurang menarik jika disampaikan dalam bentuk penyuluhan atau seminar. “Karena itu, kami mencoba menyampaikannya melalui panggung boneka dengan satu tokoh utama yakni Si Acil,” ungkapnya.

Tim Panggung Boneka Acil Fakultas Farmasi Unair bersama beberapa siswa kelas VI di aula SDMM. (Prima/PWMU.CO)

Lulusan SD Muhammadiyah 1 Gresik tahun 1997 tersebut menjelaskan, panggung boneka ini menceritakan kisah Si Acil, apoteker cilik. “Isinya tentang Pak Dodo yang membeli obat sembarangan, kemudian bertemu Si Acil dan diantar ke apotek untuk bertemu apoteker,” jelasnya mengawali cerita.

Di apotek, lanjutnya, apoteker menjelaskan segala hal tentang obat-obatan. “Mulai dari macam logo obat, batas kadaluwarsa, hingga cara minum, menyimpan, dan membuang obat,” tambahnya.

Nisak mengakui timnya yang menyusun skenario cerita sampai pada proses pemesanan boneka. “Yang tampil di panggung boneka bukan dari Farmasi, melainkan mahasiswa Fakultas Psikologi Unair yang memang sudah berkompeten,” jelasnya.

Baca Juga:  Chef Junior SDMM, Merepotkan tapi Bisa Mempertemukan Ayah dengan Anaknya

Di akhir acara, Nisak dan timnya memberikan beberapa hadiah untuk siswa yang berani menjawab kuis terkait kisah Si Acil yang telah dipentaskan. “Kami juga memberikan pre test dan post test untuk mengukur seberapa efektif cara yang kami pilih ini,” ujarnya.

Panggung Boneka Apoteker Cilik (Acil) ini digelar di aula SDMM untuk siswa kelas VI. Kepada PWMU.CO, Ketua Jenjang kelas VI Nur Asiyah SPdI senang atas adanya kegiatan ini. “Isi ceritanya bagus dan bermanfaat untuk keseharian anak-anak,” ungkapnya saat ditemui usai acara.

Menurut Asiyah, kemasannya menarik dan jarang dijumpai anak-anak. “Biasanya kan berupa penyuluhan kesehatan atau seminar. Kalau ini benar-benar kreatif. Anak-anak jadi khusyu menyimak,” ujarnya. (Vita)

Baca Juga:  Sendirian Ikut Olimpiade Sains, Siswa Ini Enjoy Aja

Simak video panggung boneka Acil ini.