Ini Kata Ustadz tentang Berhala Jenis Baru di Zaman Modern

218
Hikmah Press
Muhammad In’am saat menyampaikan materi. (Ichwan Arif/PWMU.CO)

PWMU.CO – Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik Muhammad In’am mengingatkan bahwa saat ini banyak lahir jenis berhala baru.

Ustadz In’am, sapaannya, menyampaikan hal itu saat memberikan materi Kemuhammadiyahan dalam kegiatan Taruna Melati Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMPM 12 GKB, Sabtu (11/8/18).

iklan

Ustadz In’am menyebutkan televisi sebagai contoh. “Ketika adzan Maghrib, ada acara menarik di televisi, lalu tidak mematikan tapi terus menonton, maka bisa jadi berhala baru bagi manusia,” ungkapnya di hadapan 30 peserta.

Alasannya, dia menjelaskan, karena menonton televisi lebih dipentingkan daripada bergegas ke masjid untuk menunaikan shalat berjamaah sebagai perintah Allah.

“Kita harus waspada dan berhati-hati. Hawa nafsu, sesama manusia, pohon, gunung, televisi, artis, maupun penyanyi bisa menjadi berhala bagi kita, kalau menjadikan mereka lebih utama dari agama,” tambahnya.

Pengenalan berhala modern itu bagi Ketua PDM Kabupaten Gresik tahun 2005-2010 dan 2010-2015 penting ditekankan pada generasi muda, termasuk kader IPM, yang akan menjadi pemimpin masa depan. Agar punya bekal akidah yang kuat. “Akidah harus menjadi pondasi dalam menjalankan hidup,” tuturnya.

Kalau negara, sambungnya, dipimpin oleh pemimpin yang memiliki akidah kuat, maka arah negara akan lebih baik. Masyarakat pun bisa percaya dan bisa sejahtera.

“Sebaliknya, apabila banyak pemimpin yang tidak memiliki akidah yang kuat, maka model memimpinnya akan menyalahi dari agama. Dan itu sangat mengkhawatirkan. Semua keputusan dan apa yang disampaikan bisa menyalahi aturan agama,” urainya.

Ketua PR IPM SMPM 12 GKB Ega Nandana Rafif menyampaikan, materi Kemuhammadiyaan diberikan dalam  kegiatan tersebut bertujuan memberikan penguatan pada akidah kader IPM sebagai bekal menjadi pemimpin.

“Semoga materi bisa memberikan kontribusi dalam proses leadership,” harapan dia. Kegiatan Taruna Melati berlangsung Jumat-Ahad (9-12/8/18). (Ichwan Arif)