Dua Guru dari Portugal dan Jepang Itu juga Ikut Menyumbang untuk Lombok

57
Hikmah Press
Dua guru penutur asing Carolina Maria Mendes Fonseca dan Suetsugu Yoko San, ikut memasukkan uang ke kotak yang dibawa IPM (foto: r6/pwmu.co)

PWMU.CO – Gempa bumi yang melanda Lombok Nusa Tenggara Barat pada 29 Juli dan 5 Agustus 2018 menggugah hati semua pihak untuk ikut terlibat dan membantu. Tidak terkecuali SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo.

Melalui Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Selasa (9/8), mereka bahu-membahu masuk ke kelas-kelas mengumpulkan sumbangan. “Semua bantuan dari Bapak Ibu guru dan siswa akan disalurkan untuk gempa Lombok melalui Lazismu Sidoarjo,” tutur pembina IPM SMAMDA Laily Makrufaa, tentang kegiatan IPM itu. Sumbangan tidak hanya dari siswa, tapi juga para guru.

iklan

Tak hanya itu, guru penutur asing dari Portugal dan Jepang yang hadir di Smamda pun juga ikut menyumbang, Carolina Maria Mendes Fonseca dan Suetsugu Yoko San. Dalam acara welcome party untuk manyambut keduanya, bersamaan dengan penggalangan dana, keduanya bersama guru-guru lainnya memasukkan uang ke kotak yang dibawa IPM.

“Terima kasih kepada seluruh warga SMAMDA yang telah terlibat untuk meringankan beban saudara kita di Lombok,” tutur Ira Chusnul Chotimah, staf Humas SMAMDA. Dari hasil penggalangan dana tersebut terkumpul Rp 7.143.000,-. “Ini semua akan langsung diserahkan LazisMu Sidoarjo, bersama sumbangan dari Smamda,” tambah perempuan yang akrab dipanggil mam Ira ini. (R6)