53 Siswa SMAMX Surabaya Terpilih Masuk Group Orkestra Upacara HUT-RI

199
Hikmah Press
Para siswa Sekolah Keberbakatan SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya tengah latihan persiapan tampil dalam upacara peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan RI (foto: Aan/pwmu.co)

PWMU.CO-Siswa Sekolah Keberbakatan SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya terpilih menjadi pengisi acara pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan dihelat di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur pada 17 Agustus 2018 mendatang.

Sebanyak 53 siswa SMAMX Surabaya terpilih menjadi bagian dari tim paduan suara dan masuk group orkestra dalam upacara peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan RI tersebut. Para siswa SMAMX yang terpilih tampak serius mempersiapkan diri agar bisa tampil maksimal. Mereka pun mengikuti latihan demi latihan, baik latihan bersama dengan tim, maupun berlatih sendiri dengan sesama siswa SMAMX di sekolah.

iklan

Kepala SMAMX Surabaya Ir Sudarusman menjelaskan, ada 50 siswa tergabung Khoir Voice SMAMX (komunitas paduan suara) terpilih menjadi anggota tim paduan suara HUT ke 73 Kemerdekaan RI. Selain itu, ada 3 siswa SMAMX yang menjadi bagian dari group orkestranya.

“Para siswa ini dijadwalkan akan membawakan 10 lagu dalam upacara peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan RI,” terang Sudarusman saat ditemui di Kantor PW Muhammadiyah Jatim Jalan Kertomenanggal IV/1 Surabaya, Jumat (10/8/2018).

Para siswa Sekolah Keberbakatan SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya tengah latihan persiapan tampil dalam upacara peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan RI (foto: Aan/pwmu.co)

Sudarusman mengungkapkan, rasa senang dan bangganya melihat siswa terus menunjukan eksistensinya di tengah masyarakat. “Terpilihnya siswa ini membuktikan bahwa SMAMX benar-benar berorientasi pada pengembangan bakat dan minat siswa yang disesuaikan dengan passionnya. Kami terus berupaya untuk melecit semangat berprestasi siswa,” terangnya.

Ke depan, Sudarusmana berharap, siswa bisa memiliki etos kerja yang cerdas dan bisa berfikir jernih. Siswa juga semakin bangga terhadap agama dan negaranya. “Jangan takut untuk berinovasi. Sekolah Muhammadiyah jangan jadi pengekor karena kita ini sejatinya role model pendidikan di Indonesia,” tandasnya.(Aan)