Didorong Raih Nobel, Tiga Siswa Muhammadiyah Gresik Pemenang Karya Sains Terbaik KJSA 2018

183
Hikmah Press
Dari kiri: Zaki Abdul Wahid, Mahrus Ali Fawwaz, Muhammad Rakha Ervinpermana, M Fadloli Aziz, Kafka Nafisah A., dan Febriyanti Indrasari. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tiga karya sains siswa Muhammadiyah berhasil menggondol penghargaan sebagai Karya Sains Terbaik dalam Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2018.

Pemberian penghargaan (awarding) diberikan dalam puncak acara rangkaian kegiatan lomba karya sains tingkat nasional KJSA 2018, yang digelar di Pasar Seni Ancol, Jakarta, Sabtu, (15/9/18).

iklan

Pengumuman dikemas melalui drama musikal yang diperankan para finalis KJSA 2018. Selain diumumkan Karya Sains Terbaik, juga Karya Terunggul.

Tiga Karya Sains Terbaik Muhammadiyah itu adalah Super Lamp karya Mahrus Ali Fawwaz (SD Muhammadiyah Manyar Gresik), Kursiku Sahabatku karya Muhammad Rakha Ervinpermana (SD Muhammadiyah Manyar Gresik) dan Kerungu, dan Klakson Tuna Rungu karya Kafka Nafisah A. (SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik).

Selain mendapatkan medali dan sertifikat, mereka mendapat hadiah Tabungan Pendidikan dari PT Kalbe Farma Tbk masing-masing Rp 6 juta dan Beasiswa Bakat dan Prestasi dai Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, masing-masing Rp 2,5 juta.

Sedangkan guru pembimbing mereka yaitu Zaki Abdul Wahid ST MPd dan M Fadloli Aziz SSi MPd (SD Muhamamdiyah Manyar Gresik dan Febriyanti Indrasari SPd (SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik) masing-masing juga mendapat hadiah Tabungan Pendidikan dari PT Kalbe Farma Tbk, masing-masing Rp 3 juta.

Ketua KJSA 2018, Medianto Henky Saputra, mengatakan, “Tahun 2018 ini karya yang diseleksi dewan juri sebanyak 1.306 karya sains dari 26 provinsi.”

Dia menjelaskan, kriteria penilaian yang digunakan adalah keaslian ide, latar belakang permasalahan, solusi yang diberikan dalam memecahkan masalah, inovasi, kebaruan, keunikan, serta manfaat dari hasil karya bagi lingkungan sekitar dan masyarakat.

Pimpinan PT Dancos Farma—anak perusahaan PT KALBE Farma (Tbk)—tersebut menyampaikan bahwa Dewan Juri KJSA 2018 adalah ilmuan dari berbagai instansi atau lembaga terkait.

Yaitu Ketua LIPI L.T. Handoko; Kepala Subdirektorat Peserta Didik Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gusmayadi Muharmansyah.

Juga matematikawan, Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB Novriana Sumarti; Kepala Pusat Inovasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nurul Taufiqu Rohman; dan Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Tjut Rifameutia Umar Ali.

Dalam acara awarding hadir perwakilan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Drs Agung Tri Wahyunto MPd, Presiden Komisaris PT KALBE Farma (Tbk) Irawati Setiady, dan founder PT Kalbe Farma (Tbk) Dr Boenjamin Setyawan PhD, .

Dr Boenjamin Setyawan berkesempatan memotivasi para 20 finalis KJSA 2018. “Sekarang saudara-saudara sudah waktunya bermimpi. Jangan tanggung-tanggung ke depan untuk bisa meraih hadiah nobel, penghargaan tertinggi bagi seorang ilmuwan.” (MFA/ZAW)