Muhammadiyah Jatim Kembali Kirim Relawan Medis ke Lokasi Bencana Sulteng, 2 Dokter dan 6 Perawat

293
Hikmah Press
dr Sholihul Absor (ketiga dari kiri) dan Fatchur Rahman (kelima darikanan) bersama delapan relawan medis Muhammadiyah Jatim di Bandara Juanda. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang disokong penuh oleh Lazismu kembali memberangkatkan relawan medis ke Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (9/10/18).

Sebanyak delapan relawan medis yang berasal dari RS UMM (1 dokter dan 3 perawat) dan RS Ahmad Dahlan Kediri (1 dokter dan 3 perawat) berangkat menggunakan penerbangan komersil Surabaya-Palu, Sulteng pukul 09.00 WIB.

iklan

Ketua MPKU PWM Jatim dr Sholihul Absor menyampaikan rasa bangga kepada mereka yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya untuk melaksanakan misi kemanusiaan di Sulteng.

“Terima kasih atas kesediaannya menjadi relawan. Selamat bertugas buat rekan-rekan relawan semuanya,” kata dr Absor saat melepas relawan di Bandara Juanda Sidoarjo, Jatim.

Ketika melepas relawan, dr Absor didampingi oleh Fatchur Rahman, anggota MPKU PWM Jatim, yang bertugas mengurus koordinasi pemberangkatan tim medis ke Sulteng.

Amang—sapaan karib Fatchur Rahman—berpesan kepada para relawan agar senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya. Juga jaga asupan nutrisi dan selalu memakai APD (alat pelindung diri) saat bertugas. Tak kalah pentingnya adalah cukup istirahat.

“Selamat menjalankan tugas dengan baik. Tetap berkoordinasi, dan kirim laporan. Baik ke atasan di lapangan maupun ke MPKU PWM Jatim,” pesannya.

Kedelapan relawan medis yang berangkat adalah Zainul Arifin, Didik Bahrur Rokhim, Johan Iskandar Pradana, Imam Fitrianto Fatkhur Rohman dan Nur Aini. Kemudian Ki Ageng Nico PN dan Sandy Dewanto, serta Satria Candra Kusuma. (Aan)