Keunikan Pengajaran SHARP: Guru Tanya Bahasa Kromo Inggil, Murid Jawab Pakai Bahasa Inggris

196
Hikmah Press
Guru dan siswa SDM 3 Sumberejo melaksanakan SHARP.

PWMU.CO-SDM 3 International Class Programme Sumberejo Bojonegoro melaksanakan program pembentukan karakter murid yang disebut dengan SHARP. Kependekan dari  Shake Hand and Recheck Password.

SHARP dikerjakan rutin  setiap pagi ketika murid datang di sekolah oleh semua murid  dengan guru. Shake hand alias berjabat tangan hanya untuk sesama jenis. Antar lawan jenis cukup memberi salam tanpa menyentuh tangan guru. Cara ini diajarkan sesuai syariat Islam.

iklan

SHARP juga melatih anak memperbanyak vocabulary murid. Ketika selesai memberi salam pada guru, murid ditanyai  Password please.  Kemudian murid akan menjawab sesuai password yang diumumkan. Password adalah kalimat yang harus diucapkan murid kepada guru. Password itu didesain tidak hanya berbahasa Inggris, juga Bahasa Arab dan Bahasa Jawa kromo inggil.

Alur SHARP sendiri adalah satu guru menanyakan salam pada murid, guru berikutnya menanyakan password, guru berikutnya menanyakan meaning of password, dan guru berikutnya mengecek kerapian dan memotivasi anak agar lebih semangat.

Nuwun sewu Bu Guru, panjenengan saget mundutaken meniko ?” jawab Hafiz, murid kelas satu itu pun dengan lancar menjawab ketika ditanya password, dan menjawab meaningnya dengan berbahasa English, “Excuse me teacher, would you please to take something for me?”.  Kemudian guru akan memberikan apresiasi dengan dua jempol dan senyuman.

Setelah lolos password dan check kerapian dan kebersihan diri, murid dipersilakan segera masuk masjid  untuk melaksanakan sholat Dhuha berjamaah. (Yanti)