Sambut Milad dan Hari Pahlawan, Muhammadiyah Jatim Siap Gelar Diskusi Nasional dengan Narasumber Bintang

149
Hikmah Press
Wakil Sekretaris PWM Jatim Dr Biyanto. (Foto PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur akan menyelenggarakan acara seminar nasional bertema “Proyeksi Ekonomi Politik 2019 dan Kemandirian Bangsa” di Aula Mas Mansyur Gedung Muhammadiyah Jatim Jalan Kertomenanggal IV/1 Surabaya, Sabtu (10/11/18).

Agenda Pra-Milad ke-106 Muhammadiyah itu rencananya diikuti oleh 540 peserta yang berasal dari Pimpinan Majelis-Lembaga PWM Jatim, Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jatim, perwakilan Aisyiyah, organisasi otonom tingkat wilayah, direksi RS Muhammadiyah-Aisyiyah, dan akademisi kampus.

iklan

Wakil Sekretaris PWM Jatim Dr Biyanto mengatakan, agenda refleksi milad tersebut sekaligus menjadi momentum untuk merayakan Hari Pahlawan.

Soal tema “Proyeksi Ekonomi-Politik 2019 dan Kemandirian Bangsa” yang diangkat dalam seminar tersebut, Biyanto mengatakan, “Tema itu sangat relevan dengan semangat kepahlawanan. Terutama dalam mewujudkan kedaulatan dan kemandirian bangsa,” jelasnya.

Pada seminar tersebut dijadwalkan hadir tiga narasumber bintang skala nasional, yakni pengamat politik Universitas Indonesia Dr Chusnul Mar’iyah, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Dr Sutrisno Bachir dan Dr Abd Mu’ti, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. “Masing-masing narasumber akan membawakan topik sesuai bidangnya,” katanya.

Biyanto menerangkan, Sutrisno Bachir akan membincang tentang prospek ekonomi 2019 dalam mewujudkan kemandirian bangsa. Kemudian, Chusnul Mar’iyah soal prospek politik 2019 dalam mewujudkan kemandirian bangsa.

Sedangkan, Abdul Mu’ti akan memaparkan tentang Muhammadiyah dan kemandirian bangsa. “Adapun jalannya seminar akan dipandu oleh Rohman Budijanto, redaktur senior Jawa Pos,” paparnya.

Ia menambahkan, seminar nasional akan dibuka oleh Ketua PWM Jatim Dr M Saad Ibrahim. Selepas itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr Haedar Nashir akan memberikan keynote speaker.

“Semoga seminar ini mampu memberi gambaran atau proyeksi tentang politik dan ekonomi Indonesia di tahun 2019,” tandasnya. (Aan)