Lembaga Dakwah Khusus Muhammadiyah Siapkan Bimtek, Jawab Tantangan Beragamnya Komunitas Sosial

74
Hikmah Press
Kedua LDK PWM Jati Muhammad Arifin. (Dok pribadi)

PWMU.CO – Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah akan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dai Komunitas di Hotel Gunawangsa Merr, Jalan Kedung Baruk No 96 Surabaya.

Acara yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari tersebut akan dibuka secara resmi oleh Ketua PWM Jatim Dr M. Saad Ibrahim, pada Selasa (27/11/18) pukul 12.00, besok.

iklan

Sebanyak 70 peserta dipastikan akan mengikuti acara tersebut. Mereka terdiri atas perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jatim, dai khusus LDK se-Jatim dan perwakilan organisasi otonom (ortom) tingkat Jatim.

Ketua LDK PWM Jatim Muhammad Arifin MAg mengatakan, salah satu tujuan diselenggarakannya Bimtek bagi dai khusus Muhammadiyah adalah untuk merespon suasana dan gejala sosial kekinian yang terjadi dan berkembang di masyarakat.

Saat ini, kata Arifin, bisa disaksikan berbagai gerakan dan komunitas tumbuh subur di masyarakat. Misalnya, komunitas hijabers, bikers, motor gede (moge), pecinta satwa, majelis taklim dan anak jalanan (anjal). Ada pula komunitas seperti sosialita, politisi, pengusaha, birokrat, artis, guru, dosen, tani, nelayan, dan seterusnya.

“Nah, keberadaan komunitas-komunitas tersebut tentu harus menjadi perhatian Muhammadiyah yang telah berumur 106 tahun ini,” katanya ketika dihubungi PWMU.CO, Selasa (26/11/18).

Maka dari itu, Arifin menegaskan, LDK PWM Jatim memiliki kewajiban untuk memberikan bekal yang cukup bagi para dai khusus agar dalam terjun ke dunia komunitas tidak canggung lagi. Sebab, masing-masing memiliki budaya serta cara tersendiri dalam mengembangkan komunitasnya

“Kita berkewajiban memberikan pelatihan untuk para dai khusus agar mereka bisa menyampaikan materi dakwah yang pas berkaitan dengan lingkungan dakwahnya,” ungkapnya.

Karena itu, Arifin melanjukan, materi yang akan diberikan untuk membekali para dai khusus meliputi penguatan kelembagaan LDK, model dakwah komunitas di era milenial, public speaking, teknik menggunakan tes urine Narkoba, dan pemantapan SDM dai komunitas.

“Semoga dengan adanya Bimtek ini bisa membuat dai khusus Muhammadiyah Jatim semakin berkemajuan,” tandasnya. (Aan)