Ma’had Umar bin Al Khatab Putra Resmi Beralih dari Umsida ke UMSurabaya

556
Hikmah Press
Berfoto bersama usai seremonial. (Aan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pengelolaan Ma’had Umar bin Al Khatab Putra resmi beralih dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) ke Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), Selasa (4/12/18).

Pelimpahan pengelolaan dilakukan oleh Rektor Umsida Dr Hidayahtulloh dan diterima oleh Rektor UMSurabaya Dr dr Sukadiono di Masjid Ma’had UBK Gunung Anyar Surabaya. Serah terima disaksikan oleh Sekretaris PWM Jatim Ir Tamhid Masyhudi, Wakil Ketua PWM Jatim Nadjib Hamid, santri Ma’had dan undangan lainnya.

iklan

Pak Dayat—sapaan Dr Hidayahtulloh—dalam sambutannya menyatakan keyakinannya bahwa peralihan kepengelolaan Ma’had UBK Putra ini akan membuat pengelolaannya lebih efektif dan semakin memberikan manfaat lebih buat Ma’had.

“Semoga Ma’had UBK akan jauh lebih baik lagi. Terutama dalam segi pengelolaannya karena toritorial Ma’had dan UMSurabaya sangat dekat,” katanya.

Sementara dr Suko menyampaikan, karena peralihan pengelolaan ini adalah amanah dari Persyarikatan, maka haruslah disambut dengan gembira.

“Kalau merasa beban menerima amanah ini, maka itu bukan ciri orang Muhammadiyah. Insyaallah, kita selalu siap. Semoga kita bisa membawa kemajuan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Nadjib menerangkan, Ma’had Umar Bin Khatab putra dibangun oleh PWM Jatim bekerjasama dengan Yayasan Darul Berr pada tahun 2000.

Setahun kemudian, lanjut dia, pembanguan selesai dan difungsikan untuk studi agama Islam dan Bahasa Arab.

“Ma’had UBK Putra itu selevel dengan universitas sehingga pengelolaannya oleh PWM Jatim diserahkan ke Umsida,” terang Calon Anggota DPD RI Dapil Jatim dengan nomor urut 41 itu.

Mengapa pengelolaannya diserahkan ke Umsida? Nadjib menyebutkan karena waktu itu UMSurabaya dinilai belum serius untuk mengurusnya.

Nah, setelah berjalan sekitar 17 tahun, dan terus mengalami perkembangan yang signifikan—bahkan kini telah berkembangan menjadi Ma’had UBK putra yang lokasinya di Gunung Anyar Surabaya dan putri lokasinya di Sidoarjo—maka, sambung Nadjib, khusus yang putra oleh PWM Jatim pengelolaannya diserahkan ke UMSurabaya sesuai teritori Ma’had UBK berada, yakni di Gunung Anyar Surabaya.

“Semoga dengan pelimpahan ini Ma’had UBK, baik putra maupun putri, bisa sama-sama berkembang pesat,” harapnya.(Aan)