Lewati 39 Titik Longsor, Relawan Medis Muhammadiyah ‘Temukan’ Anak Hydrocephalus

69
Hikmah Press
Relawan Muhammadiyah sedang memeriksa anak hydrocephalus. (Istimewa/ PWMU.CO)

PWMU.CO – Relawan medis Muhammadiyah asal Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Lamongan, Jawa Timur melakukan pelayanan kesehatan mobile ke Dusun Sapo, Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (4/12/18).

Relawan medis yang beranggotakan M Syamsu Dluha Ap, dr Ruchin SKep Ns, Widodo Amd Fis, dan Pramudia Betty SKeb berangkat menjalankan misi kemanusian ke Dusun Sapo pukul 07.00 WITA.

iklan

Keempat relawan itu berangkat menaiki mobil menuju lokasi yang jaraknya sekitar 17 kilometer dari Pos Layanan (Posyan) Muhammadiyah Disaster Managemen Center (MDMC) Indenesia di Desa Salua, Kecamatan Kulawi, Kota Palu.

Dluha mengatakan, untuk bisa sampai ke Dusun Sapo para relawan harus menghadapi berbagai rintangan. Salah satunya harus menghadapi 39 titik longsor, jurang, dan tebing di sepanjang perjalanan.

“Awalnya daerah tersebut cuma bisa dijangkau dengan helikopter karena longsoran tebing di mana-mana,” katanya ketika di hubungi PWMU.CO pukul 15.00 WIB.

Setibanya di lokasi, relawan medis RSM Lamongan kemudian memberikan pelayanan kesehatan kepada warga dusun. Sebanyak 59 pasien mendapat pelayanan kesehatan dari .

“Salah satu pasien yang kami tangani mengidap hydrocephalus atau pembesaran kepala. Kami pun mengajari keluarga untuk fisioterapi agar anggota gerak tidak mengalami kontraktur,” terangnya.

Dluha menambahkan, pihaknya pun menggali informasi tentang riwayat pengobatan dan kondisi keluarga pasien. “Barang kali ada sesuatu yang bisa dilakukan oleh Muhammadiyah untuk membantu pengobatannya,” ujarnya.(Aan)