Spemdalas Gresik Berhasil Memboyong 18 Piala dari ME Confest 2018

179
Pasang Iklan Murah
Tim ME Confest 2018 Spemdalas. (AS/PWMU.CO)

PWMU.CO – SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik berhasil memborong piala di ajang The Muhamamdiyah Conference and Festival on Education, Sport, and Culture (ME Confest) 2018.

Dalam malam penganugerahan para juara di Aula KH AR Fakhrudin SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Ahad (16/12/18) malam, sekolah berjulukan Spemdalas itu berhasil menyabet 18 juara dari 12 lomba yang diikuti.

Pada pertandingan di hari Sabtu (15/12/18), untuk lomba Tapak Suci meraih silver award (medali perak) kategori ganda putra atas nama Raffi Syaifullah dan Galih Bintang. Sedangkan ganda putri memperoleh bronze award atau medali perunggu atas nama Savira Nur W dan Yanuary Rahma N.

iklan

“Alhamdulillah bisa menorehkan prestasi terbaik, ini anak-anak kelas VII semua. Semoga di ajang berikutnya bisa memperoleh gold award (medali emas).” kata Imroatus Tsani SPd,  Koordinator Bina Prestasi Spemdalas.

Pertandingan di hari Ahad, menjadi hari yang mendebarkan dan membahagiakan bagi tim Spemdalas. Pasalnya 16 piala diraih dalam sehari tersebut.

Untuk kategori cerpen meraih tiga juara yaitu Marshifa Yasmin (bronze award), serta Rifda Aisyah dan Muh Syamil, masing-masing meraih special award III dan V. Sedangkan untuk kategori News Reading juga berhasil menggondol tiga juara yakni Bianca Maryam (silver award), Aurelia Azzahra dan Rahmadanty (special award II dan V).

Sedangkan kategori English Speech meraih gold award atas nama Azka Syifa siswa kelas 8D Spemdalas.

Yugo Triawanto MSi, Waka Kesiswaan Spemdalas bersyukur atas torehan prestasi siswanya dan dia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada guru pembinanya. “Alhamdulillah bakat mereka terwadahi, tanpa support dan bimbingan dari guru pembina pastinya sulit diraihnya semoga kedepannya terpacu raih prestasi lagi,” kata Ketua Kwarcab HW GKB Gresik ini.

Sementara itu, prestasi gemilang juga dipersembahkan dari kategori Indie Movie yang meraih special award I adalah karya siswa kelas 7 International Class Program (ICP) dengan judul Student Sterotype. Hal ini membuat bangga para orangtua, walau proses pembuatannya yang begitu mepet di sela siswa menjalani penilaian akhir sekolah (PAS) semester ganjil ini.

” Alhamdulillah, tidak sia-sia kerja keras anak-anak yang akhirnya memperoleh juara di pengalaman pertamanya ini bahkan sempat direvisi ulang padahal sudah peroleh like 700,” ujar Uripan Nada, MPd, salah satu wali murid ICP Spemdalas.

Kategori Musikalisasi Puisi yang sudah langganan juara pun memeroleh dua piala yaitu silver award atas nama Lazuardi Rasyif, Zaki Glow, dan Thalita Sahiza. Sedangkan special award III diraih tim yang terdiri dari M Aldi Syahdil, M Daffa Rizky, dan Zaky Glow). Untuk kategori pidato bahasa Arab Spemdalas berhaso meraih special award IV atas nama Salwa Syarifah.

“Saya kaget saat dibacakan nama saya oleh MC, juara lainnya dari sekolah boarding. Tapi saya juga senang,” kenang Salwa. Pada kategori Story Telling, Spemdalas kembali mempersembahkan tiga medali yaitu gold award atas nama M.Fadel Thoriq), special award I untuk M.Dzulfikar dan special award III bagi Faya Najwatul Silma.

Kepada PWMU.CO, M. Fadel Thoriq mengaku merasa deg-deg saat pengumuman. “Nama saya kok ndak disebut-sebut oleh MC, padahal dua teman lainnya sudah peroleh piala. Tapi Alhamdulillah saya senang banget sampai tidak bisa berucap apa-apa saat naik ke panggung, ternyata saya memperoleh juara pertama,” ujar Sekretaris uUmum IPM Spemdalas itu.


Guru Spemdalah peraih Special Award Call for Paper. (AS/PWMU.CO)

Empat guru Spemdalas yang mengikuti Call for Paper ME Confest 2018 pun turut berkontribusi dalam ajang  ini. Untuk Kategori Best Paper CFP, Spemdalas membawa pulang dua penghargaan yaitu special award II atas Anis Shofatun SSi MPd dan special award VII anas nama Oky Senja Prastica SPd).

“Ini adalah prestasi pertama dalam hidup saya. Di Call for Paper ini saya bisa berbagi ilmu dengan sesama guru Muhamamdiyah lainnya se-Jawa Timur. Senang banget dan tidak menyangka bisa pulang mebawa piala,” ujar guru IPS ini yang menyajikan media pembelajaran Fortune Wheel di ajang tersebut. (AS)