Bersaing dalam 181 Karya Film Se-Indonesia, ‘Raih Tanganku’ SDMM Menangi Festival Film Pelajar Jogja, Tonton di Sini!

153
Pasang Iklan Murah
Ustadzah Fiya (dua dari kiri) saat menerima penghargaan. (Fiya/PWMU.CO)

PWMU.CO – Film Raih Tanganku produksi SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik meraih Karya Terbaik III Anak Merdeka Award dalam Festival Film Pelajar (FFP) Jogja.

iklan

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Pondok Pemuda Ambarbinangun, Bantul, Yogyakarta, Sabtu-Ahad (15-16/12/18).

Salah satu anggota tim sinematografi SDMM Nur Aini Ochtafiya SPd mengatakan, Raih Tanganku ini berkisah tentang persahabatan dua orang dengan latar belakang yang berbeda. “Si Adam yang lugu dan memiliki kehangatan dalam keluarga melihat sosok Satria yang begitu usil dan jahil dengan teman-temannya,” ujarnya.

Secara tak sengaja, lanjutnya, Adam melihat Satria sering murung dan menangis. “Ternyata Satria memiliki masalah keluarga sehingga menyalurkan rasa ingin diperhatikannya dengan usil pada teman-teman,” cerita Fiya—sapaan Nur Aini Ochtafiya.

Fiya melanjutkan, Adam tetap ingin berteman dengan Satria. “Ibu Adam memberinya saran bahwa Adam bisa berteman dengan siapa aja yang penting itu bisa mengajak dalam kebaikan,” kata Fiya.

Tim sinematografi SDMM bersama finalis sekolah lain. (Fiya/PWMU.CO)

Dari 181 karya seluruh Indonesia, kata Fiya, Raih Tanganku berhasil lolos dalam  empat besar karya terbaik di FFP Jogja. “Alhamdulillah, saya, ustadzah Ida, dan Ustadz Nazar akhirnya bisa ke Jogja untuk mewakili tim menerima penghargaan tersebut sekaligus belajar ilmu per-film-an,” ucapnya penuh syukur.

Keempat karya terbaik itu, Suasana Damai di Sekolahku’ produksi MI Ya Bakii Kesugihan 01 Cilacap Jawa Tengah, Pulang produksi SD Pius Cilacap Jawa Tengah, Raih Tanganku’ produksi SD Muhammadiyah Manyar Gresik Jawa Timur, dan Tomo’ produksi SDN Kedunggaleng Probolinggo Jawa Timur.

Fiya mengakui bangga dan senang karena Raih Tanganku akan diputar di FFP Jogja bersama tiga film terpilih lainnya. “Selama dua hari nanti kami juga akan mengikuti empat kelas tentang dunia film,” kata dia.

Empat kelas itu, Kelas Pendidikan Kritis-Forum Pendidik Film Indonesia, Temu Komunitas Film Pelajar Indonesia, Kelas Lingkungan, dan Kelas Seni.

Fiya berharap tim sinematografi SDMM semakin maju dan terus mengembangkan ide-ide kreatifnya. “Ke depan, harus lebih banyak inovasi dan terus berkarya,” ungkapnya. “Doakan, ya!” (Vita)

Tonton film Raih Tanganku di bawah ini!