Anak Tukang Tambal Ban Ini Mainkan Keyboard dengan Apik di Apel Akbar Persinas 1 Abad HW

488
Pasang Iklan Murah
Andre Eko Fibri Laksono. (Adis/PWMU.CO)

PWMU.CO – Apel Akbar Perkemahan Silaturahim Nasional (Persinas) 1 Abad Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang dibuka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Dr Muhadjir Effendi MAP di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta, Kamis (20/12/18), berlangsung sukses.

Salah satu ‘penyumbang’ kesuksesan itu adalah penampilan musik pengiring dari Karda HW Jember—di dalamnya ada seorang pemain keyboard bernama Andre Eko Fibri Laksono yang berhasil menampilkan performa apik.

Kepada PWMU.CO yang menemuinya usai acara, alumnus Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 1 Jember ini mengutarakan perasaannya menjadi penampil musik pengiring di acara tersebut. “Agak berat karena harus menghafalkan part di setiap bagian acara. Apalagi dari part 1 ke part yang lain dituntut harus saling berlanjut,” ujarnya.

Meski begitu ia mengaku bangga bisa ikut ambil bagian dari acara tingkat nasional seperti ini. “Bangga bisa tampil di sini,” ucapnya.

Andre—begitu sapaan akrabnya—mengaku mulai bermain keyboard sejak kecil. “Saya mulai belajar keyboard sejak belum sekolah,” ucapnya. Alat musik tersebut ia pelajari secara autodidak. Awalnya dia tertarik melihat orang memainkan keyboard saat menonton pertunjukan wayang kulit di daerah asalnya, Desa Watukebo, Kecamatan Watukebo, Kabupaten Jember.

iklan

Waktu itu Andre hanya mampu membeli piano yang biasa dimainkan anak kecil. Maklum, ayahnya, Enjang Laksono, atau yang biasa dipanggil Lek Sono, hanyalah seorang seroranf tukang tambal ban.

Dari piano sederhana itu dia mengembangkan bakatnya dengan dibantu oleh guru-guru pengajar di sekolahnya. Dari yang semula hanya belajar dari piano mainan, kini anak kedua dari tiga bersaudara tersebut sudah memiliki keyboard bagus seperti yang dia impikan.

“Bermodalkan uang sendiri dan bantuan uang dari orangtua, akhirnya saya punya keyboard bagus,” ungkapnya. Dia mengaku jika semula orangtuanya mengira dia hanya bermain-main dengan musik.

Namun, lambat-laun ternyata talenta Andre di dunia musik, terutama memainkan keyboard, semakin terlihat. Saat ini, setelah dia lulus dari MA, tawaran untuk bermain keyboard sudah banyak, seperti di acara wedding atau acara-acara lainnya.

Atas kesuksesannya tampil di acara Persilat, Andre sempat melontarkan gurauan soal sound system. “Terima kasih ya, kamu tidak rewel tadi.” ucapnya sambil terkekeh. (Adis)