Siswa SDMM Siap Tampilkan Drama ‘Napoleon’ Berbahasa Inggris di Pare Kediri

151
Pasang Iklan Murah
Indah (duduk depan laptop) melatih drama ‘Napoleon’ untuk persiapan tampilan farewell party. (Yudi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Drama ‘Napoleon’ berbahasa Inggris akan digelar Jumat (21/12/18) pukul 19.00 WIB di Ar Rochim Cottage, Jalan Brawijaya Pare, Kediri.

iklan

Pentas drama ini merupakan salah satu pertunjukan yang disuguhkan dalam acara Farewell Party (Pesta Perpisahan) kegiatan One Week English Holiday (OWEH) #6 SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik.

Seindah, salah satu tutor pembina drama menjelaskan, drama ‘Napoleon’ menceritakan tentang pemimpin militer dari Perancis. “Napoleon is a military leader from Frence,” ujarnya.

Indah—sapaannya—melanjutkan, Napoleon suka pergi keliling dunia. Suatu hari, dia dan dua prajuritnya tiba di hutan Indonesia yang dekat dengan keluarga Mr Adam. “He likes to go ariund the world. One day, he and 2 his soldiers arrive in the jungle in indonesia which is near with mr. Adam’s house n family,” jelasnya.

Mr. Adam ini, kata Indah, adalah orang Indonesia dan memiliki enam anak. Suatu hari mereka bertemu satu sama lain di hutan dan Napoleon menantang Mr. Adam untuk berperang. “Mr. Adam is Indonesian and has 6 children. One day they meet each other in the jungle and napoleon challenge mr adam to war,” cerita dia.

Perempuan asal Probolinggo itu melanjutkan, jika Napoleon adalah pemenang, ia akan mengambil alih Indonesia, tetapi jika Mr. Adam adalah pemenangnya, Napoleon berjanji ia akan meninggalkan Indonesia selamanya. “If he is the winner, he will take over Indonesia, but if Mr Adam is the winner, Napoleon promises that he will leave Indonesia forever,” jelasnya bersemangat.

Akhirnya, kata Indah, keluarga Mr Adam adalah pemenangnya dan Napoleon benar-benar meninggalkan Indonesia. “Finally, in the end of the story, Mr Adam is the winner. Napoleon really does his promise to leave Indonesia,” jelasnya.

Tak tanggung-tanggung, Indah mengatakan, ada 10 backsounds yang digunakan dalam drama ini.

We did practicing four times, we made agrement in first meeting people who join this drama, must be on time in practicing, do what i say. So, they were easy to be handled then,” ungkapnya. Ia mengaku membutuhkan empat kali latihan dalam persiapan drama ini. Ia membuat kesepakatan pada pertemuan pertama dengan anak yang bergabung dalam drama ini dan harus tepat waktu dalam berlatih. Jadi, mereka mudah ditangani.

Menurut Indah, anak-anak sudah bagus dalam bermain drama, hanya perlu improvisasi ekspresi dan vokal mereka. “They were good at playing drama, just need improving in their expression and their vocal,” ungkapnya.

Di farewell nanti malam, kata Indah, anak-anak akan menampilkan beragam suguhan dalam bahasa Inggris, termasuk Master of Ceremony (pembawa acara) dan terjemahan pembacaan Alquran.

There are speech from the delegation each class, drama, poem, story telling, and free performance from all student by their own idea,” jelasnya menyebutkan tampilan anak-anak, yaitu sambutan perwakilan tiap kelas, drama, puisi, mendongeng/bercerita, dan tampilan bebas sesuai kreativitas anak-anak.

Semoga sukses! (Vita)

Anak-anak berlatih drama ‘Napoleon’. (Yudi/PWMU.CO)