Basuki Babussalam Teken Kontrak Politik Jadi Calon Bupati Kediri

585
Hikmah Press
Dahlan/pwmu.co
Basuki Babussalam, tengah, didampingi M. Yusuf Azis, kiri.

PWMU.CO-Sekretaris DPW PAN Jatim Ahmad Basuki Babussalam ancang-ancang mencalonkan diri menjadi Bupati Kediri pada Pilkada 2020.

Hal itu dia sampaikan saat acara tanda tangan kontrak politik bersama RT dan RW di Dusun  Parerejo Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Selasa (8/1/ 2019).

iklan

Dia mengatakan, Partai Amanat Nasional berkomitmen penuh memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kalau Allah menakdirkannya sebagai bupati Kediri mendatang.

”Saya menawarkan kepada masyarakat Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas ) kepada seluruh RT se-kabupaten Kediri yang berjumlah sekitar 10.000 mendapatkan dana APBD minimal Rp 50 juta per tahun,” ujar anggota DPRD Jatim ini.

Dia mengatakan, harapan baru ini akan menjadi kenyataan yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Untuk merealisasi itu,  sambung Basuki Babussalam, dia meminta dukungan masyarakat agar memberikan suara untuk tambahan dua kursi PAN di DPRD kabupaten Kediri.

”Saat ini 6 kursi yang bertahan selama 10 tahun terakhir ditambah 2 kursi lagi sehingga 8 kursi di DPRD sehingga posisi tawar PAN untuk mencalonkan bupati lebih mulus kuat,” tandas politisi yang mengaku cicit Demang Dusun Padangan Kecamatan Kayen Kidul itu.

Satu kursi DPRD Kabupaten Kediri yang potensial diperoleh PAN adalah Dapil 2 Pare. Plemahan, Badas, Kunjang, dan Purwoasri  dengan caleg  Muhammad Yusuf Azis yang saat ini menjabat ketua Pemuda Muhammadiyah Kab. Kediri.

Basuki menjelaskan, jika terpilih menjadi bupati menawarkan program pemberdayaan masyarakat yang telah terbukti berhasil dikembangkan di Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar yang kader PAN. Program itu  berjalan bagus selama tiga tahun berturut-turut.

Dia serius dengan program itu. Dalam kontrak politik dengan para pemilihnya dia berani mundur jika dalam waktu dua tahun menjadi bupati tidak berhasil mencantumkan program itu dalam APBD. (Dahlansae )