Bangun Masjid di Kampung Metropolitan dengan Modal Uang Wakaf 10 Ribu Dollar

61
Hikmah Press
Wakif Anwar Supriyadi meletakkan batu Masjid Al Anwar di Tanjung Lengkong Jakarta.

PWMU.CO-Lazismu melakukan peletakan batu pertama meresmikan pembangunan Masjid Al Anwar di Jalan Tanjung Lengkong No. 4 RT 15 /RW 7 Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2019).

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Hilman Latif MA PhD mengatakan, pembangunan masjid di kawasan padat penduduk ini dananya berasal dari wakaf uang Anwar Supriyadi sebesar 10.000 dollar AS. Agar nilai manfaatnya berdampak lebih besar sepakat untuk pembangunan masjid.

iklan

Lahannya disediakan oleh PDM Jakarta Timur. Luas lahan untuk masjid ini 300 meter persegi.  Lokasinya di depan SD Muhammadiyah 11.

“Pembangunan masjid ini untuk mendukung program pendidikan, dakwah dan pemberdayaan,” katanya. Dia menambahkan, selain di sini, ada lagi dana wakaf untuk pembangunan masjid di Bandung.

Di acara itu Lazismu juga memberikan bantuan berupa 60 paket school kit (peralatan sekolah) kepada siswa-siswi SD Muhammadiyah 11. Juga ada baksos kesehatan untuk masyarakat sekitar. Dibuka pemeriksaan kesehatan Indonesia Mobile Clinic (IMC) yang tenaga medisnya bekerja sama dengan RSIJ Cempaka Putih.

Wakif Anwar Supriyadi berharap masjid ini memberikan sumbangsih untuk kegiatan dakwah. Memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar dengan kegiatan pemberdayaan. ”Saya doakan Lazismu makin tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang dengan amal-amal kebaikan untuk umat,” katanya.

Ketua PDM Jakarta Timur Desvian Bandarsyah mengatakan, sangat tepat lokasi ini berdiri masjid untuk mendukung kegiatan pendidikan sekolah Muhammadiyah di depannya.

”Jika dulu peradaban ditandai dengan membangun masjid, di zaman modern ini ditandai membangun pendidikan. Maka Muhammadiyah membangun kedua-duanya,” ujarnya.

Dia prihatin di tengah metropolitan Jakarta masih ada sekolah ala Laskar Pelangi di sini. Dengan gerakan filantropi dia yakin SD Muhammadiyah di kampung ini segera berkembang dan melahirkan generasi penting. (Authir)