Tanwir Muhammadiyah di Tahun Politik, Adakah yang Beda?

194
Pasang Iklan Murah
Marpuji Ali (kanan) (MN/PWMU.CO)

PWMU.CO – Selama ini ada penilaian bahwa beragama itu hanya sebuah ritual peribadatan. “Sehingga seolah-olah beragama itu tidak ada hubungannya dengan kehidupan.”

Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah Marpuji Ali menyampaikan hal itu menjawab pertanyaan PWMU.CO terkait makna tema tanwir, “Beragama yang Mencerahkan”, saat berada di Bandara Soekarno-Hatta, menunggu penerbangan ke Bengkulu, Rabu (13/2/19) siang.

iklan

“Maka dari evaluasi itu Muhammadiyah mencoba mengangkat gimana sih beragama yang mencerahkan itu. Diharapkan ada pikiran-pikiran, beragama itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang apa saja,” ujarnya.

Oleh karena itu, sambungnya, sebelum tanwir telah diadakan kajian-kajian tentang ekonomi, politik, dan pendidikan dalam perspektif agama Islam. “Harapannya agar semua itu menjadi masukan-masukan di dalam tanwir,” jelas Marpuji yang didampingi istrinya, Siti Zulaichah.

Ditanya tentang pelaksanaan tanwir yang berada di tahun politik ini, Marpuji mengatakan tidak ada bedanya.

“Oh nggak. Kalau Muhammadiyah itu tetap sama, bahwa situasi berbeda dan berubah itu pasti. Tapi sikap Muhammadiyah tetap sama. Sama apa? Bahwa sikap (warga) Muhammadiyah selalu berbeda-beda dalam masalah politik,” ujarnya sambil tertawa. (MN)