Wapres Dipastikan Buka Tanwir, Jokowi Akan Menginap, Prabowo Masih Negosiasi

698
Pasang Iklan Murah
Dari kiri Ketua PWM Bengkulu Dr H Syaifullah MAg, Rektor UMB Dr H Sakroni MPd, Ketua Panitia Tanwir Dr H. Ahmad Dasan MA, dan moderator. (MN/PWMU.CO)

PWMU.CO – Wakil Presiden Jusuf Kalla dipastikan akan membuka Tanwir Muhamadiyah Bengkulu pada Jumat (15/2/19) pagi.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu Dr Saefullah MAg dalam Press Conference di Gedung KH Ahmad Dahlan Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Rabu (13/2/19) siang.

“Dan saya pastikan sudah conform,” ucapnya di depan puluhan wartawan nasional dan lokal. Saefullah mengatakan, dia baru saja dapat jaminan setelah berlangsung rapat gabungan antara Korem, Polda, pemerintah provinsi, dan panitia terkait terutama tim kepresidenan dan wakil kepresidenan.

Tidak hanya Jusuf Kalla, Joko Widodo juga akan hadir untuk menyampaikan pidato kebangsaan. “Dan tidak menutup kemungkinan, maksud saya sudah conform juga Pak Jokowi. Orang menyebut Pak Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia. Itu nggak salah. Dan kapasitas kami, kami mengundang (beliau) sebagai tokoh bangsa yang kebetulan diberi amanat untuk memimpin negeri ini,” jelasnya.

Dia melanjutkan, “Kita ingin mendengarkan pandangan Pak Jokowi tentang negara, tentang bangsa, hari ini dan ke depan, seperti apa.”

Karena jadwal kehadiran Jokowi Jumat malam, kemungkinan calon presiden petahana itu akan nginap di Bengkulu. “Jokowi akan menyampaikan ceramahnya pada Jumat malam tanggal 15 Februari, dan kemungkinan beliau menginap, ini luar biasa belum ada presiden yang sampai menginap di daerah,” ungkap.

Saefullah mengemukakan jika Prabowo Subiyanto juga sudah diundang oleh panitia. “Undangan sudah disampaikan kepada beliau, yang semula Ahad pagi, kemudian karena Ahad malam itu ada debat capres-cawapres, maka beliau tidak bisa,” jelasnya.

Oleh karena itu, bersama Pusat Pusat Muhammadiyah diambil kebijakan untuk memutuskan Prabowo tetap hadir pada Jumat siang. “Kami masih negosiasi kepastiannya,” ucapnya sambil menyebut ini sebagai proses yang dinamis. (MN)