Menyusun Soal HOTS Harus Gunakan Konteks Dunia Nyata

39
Pasang Iklan Murah
Wahyu/pwmu.co
M. Abduh menerangkan pembuatan soal HOT kepada guru Muhamamdiyah Sepanjang.

PWMU.CO-Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemdikbud Mochammad Abduh PhD mengunjungi SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo, Jumat (15/2/2019). Di tempat ini Abduh bersilaturahmi dengan pengelola Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah Sepanjang.

Acara  dimulai pada pukul 13.30 didampingi oleh Ketua Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dra Arba’iyah Yusuf MA.

iklan

Dalam silaturahmi ini Abduh menyampaikan paparan tentang konsep soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) di hadapan puluhan peserta. Soal Berpikir Orde Tinggi, bukanlah soal yang pasti lebih sukar. Namun soal yang memerlukan cara berpikir yang kontekstual.

”Ciri ciri soal HOTS itu mentransfer satu konsep ke konsep lainnya. Soal menggunakan berbagai informasi untuk menyelesaikan masalah. Soal yang disusun harus mengukur kompetensi yang akan diukur,” ujar Abduh.

Dia menjelaskan, untuk menyusun soal HOTS harus menggunakan konteks dunia nyata. ”Penyajian kasus nyata akan memungkinkan proses menelaah informasi,” tambahnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur Arbaiyah Yusuf menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas guru di perguruan Muhammadiyah Sepanjang.

”Diharapkan guru Muhammadiyah Sepanjang  paham dan mampu membuat soal yang arahnya ke higher order thinking,” ujar Arba’iyah.

Hadir acara ini kepala dan wakasek SD Muhammadiyah 1-2 Taman, MTS Muhammadiyah 1 Taman,  SMP Muhammadiyah 2 Taman, SMA Muhammadiyah 1 Taman dan seluruh guru mata pelajaran UN dari SDhingga SMA. (Wahyu Murti)