Dalam Jihad Politik Mestinya Kita Sami’na wa Atho’na

89
Pasang Iklan Murah
Fadholi/pwmu.co
Sambutan Taufiqullah dalam Raker PDM Gresik.

PWMU.CO-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik mengadakan rapat kerja Tahun 2019 dengan tema Meneguhkan Kinerja Muhammadiyah Gresik dalam Bertaawun di Tretes, Pasuruan, Sabtu-Ahad (16-17/2/2019).

Ketua PDM Gresik Dr Taufiqullah MAg dalam pengantar raker menyampaikan, ladang amal kita ya setelah raker ini. Kita putuskan bersama perencanaan kerja dan kita implementasikan dengan baik.

iklan

”Implementasi tema raker ini, kita perlu mempunyai kekuatan sebelum bertaawun. Mari kita gunakan kekuatan kita untuk memberi. Sepanjang kita diberikan kekuatan Allah maka tanggung jawab kita sangat besar,” ungkap Ustadz Taufiq, panggilan akrabnya, sambil menyitir ungkapan Yusuf Qordhowi.

Menurut dia, ada beberapa kekuatan yang harus kita jaga dan tingkatkan. Pertama, kekuatan akidah atau kekuatan ideologi dalam berislam dan bermuhammadiyah. Indikatornya dalam kajian taklim jika warga Muhammadiyah yang hadir semakin semarak maka kekuatan ideologi warga Muhammadiyah bagus.

”Kedua, kekuatan AUM kita baik secara kualitas ataupun kuantitas harus kita rawat dengan baik. Di samping melalui raker ini, pertolongan Allah agar memudahkan kita dalam berdakwah sangat penting. Bisa kita lakukan dengan berdoa. Atas izin Allah, kita tidak menyangka dalam periode ini kita bisa mendirikan SMKM 5 Panceng,” tambahnya.

Ketiga, kekuatan politik melalui ijtihad Muhammadiyah periode ini dengan jihad politik. Respons warga Muhammadiyah banyak kontroversinya dalam jihad politik.

”Jihad politik ini kita terinspirasi tokoh-tokoh politisi Muhammadiyah seperti Ki Bagus Hadikusuma, Kiai Fahrudin, Kasman Singodimejo. Di samping itu kita harus sami’na wa atho’na dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah,” tuturnya.

Dalam tata organisasi kita harus satu garis komando di Muhammadiyah. ”Kalau ada warga Muhammadiyah yang berbeda pandangan dalam hal jihad politik maka perlu kita beri pencerahan,” papar doktor manajemen pendidikan lulusan Unesa tersebut.

”Masyarakat kita lebih bahagia diorangkan daripada diuangkan. Salah satu cara mengorangkan adalah silaturahim ke rumahnya. Disapa dan minta dukungannya. Dua paket dari PWM Jatim seperti calon DPD Pak Najib Hamid maupun DPR RI Pak Zainuddin Maliki harus kita perjuangkan keduanya,” jelas Ustadz Taufiq.

”Islam kita harus bersifat tanwiriyah, beragama yang membawa pencerahan. Kita harus bisa menjaga inklusivitas Muhammadiyah. Terbuka. Dalam MKCH, seluruh warga Muhammadiyah wajib menjaga kerja sama dengan kelompok Islam manapun termasuk terbuka terhadap non muslim. Kita memandang mereka sebagai umat dakwah dan umat ijabah,” jelasnya. (Fadholi Aziz)