Setiap Muslim Itu Dai, Sampaikan Kebaikan Lewat Ceramah maupun Medsos

95
Pasang Iklan Murah
Mar/pwmu.co
Ketua LDK M Arifin ceramah di pengajian madani Bojonegoro.

PWMU.CO-Jika kita ingin menjadi umat yang terbaik, maka jadilah dai. Artinya orang yang mengajak amar makruf nahi munkar. Apa pun profesi seorang muslim, dia harus menyampaikan kebaikan dan mencegah kemungkaran.

Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PWM Jatim Muhammad Arifin MA dalam pengajian masyarakat madani Bojonegoro, Ahad (17/2/2019).

iklan

Dia mengutip surat Ali Imron ayat 110, kuntum khoiroh ummat ukhrijati linnaas takmuruuna bil makruf wa tanhauna anil munkar wa tu’minuuna billahi. ”Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.”

Ditegaskan, apa pun profesi dan pekerjaan seorang muslim, tugas dakwah tidak boleh dia tinggalkan. ”Setiap muslim berkewajiban menyampaikan dakwah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki,” tandasnya.

Dengan demikian, sambung dia, bisa dikatakan dakwah adalah jalan hidup seorang mukmin yang senantiasa mewarnai setiap perilaku dan aktivitasnya.

Perkembangan teknologi informasi sekarang semakin canggih dapat dimanfaatkan untuk dakwah. Mencari referensi maupun menyampaikan dengan multi media. Karena itu, menurut dia, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berdakwah.

”Dakwah tidak hanya melalui mimbar, ceramah di podium. Juga bisa lewat segala media termasuk menggunakan media sosial seperti yang lagi berkembang pesat,” katanya. 

Dia mengatakan, sebaik-baik perkataan itu mengajak kepada makruf mencegah mungkar. ”Sebagaimana firman Allah Fushilat ayat 33, siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah dir,” ujarnya

Di akhir ceramahnya Ustadz Arifin berpesan, sepulang dari sini semua langsung berdakwah sesuai kemampuan masing-masing. Yang suka main Whatsapp silakan jadikan ladang dakwah. Yang bisa ceramah silakan ceramah. ”Insya Allah kita jadi hamba yang bermanfaat karena kata Nabi, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain,” tandasnya. (Mar)