Serunya saat Guru SD Belajar Bahasa Inggris

168
Pasang Iklan Murah
Jumaliah/pwmu.co
Guru SDM 8 belajar bahasa Inggris.

PWMU.CO-Suara lembut Ajeng, pembina English Club for Teacher membuat hening ruangan kelas 1 Al Malik SD Muhammadiyah (SDM) 8 Sutorejo Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Guru-guru peserta pembinaan serius mendengarkan penjelasan Ajeng. Dia menyampaikan materi Describing dengan bahasa Inggris yang fasih. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) yang diprogramkan di SDM 8 Sutorejo Surabaya.

iklan

Menyadari kemampuan dan latar belakang pendidikan guru yang berbeda-beda, untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dibentuklah English Club for Teacher setiap hari Sabtu. Saat ini adalah pertemuan ketiga.

Peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Ditugasi membuat teka-teki dengan deskripsi suatu benda, hewan, atau tumbuhan dalam bahasa Inggris. Peserta boleh menggunakan kamus dari HP. Maka peserta mulai diskusi dalam kelompok menyusun kalimat.

Sesekali terdengar tawa dari peserta karena merasa lucu dan malu saat menyadari kekurangannya mengeja kata. Tetapi tidak ada kata putus asa untuk belajar. Jika kesulitan arti kata, mereka membuka kamus di HP. Ada juga yang langsung tanya Ajeng. Mereka masih bingung penggunaan kata dan pengucapannya.

Setelah selesai menulis deskripsi suatu benda, setiap perwakilan kelompok harus membacakan di depan kelas. Kelompok lain menebak jawabannya. Ternyata terjadi keributan untuk menjalankan tugas membaca di depan kelas. Mereka saling tunjuk. Persis seperti murid-muridnya.

Akhirnya kelompok satu membacakan deskripsinya. Belum selesai uraian dibaca, peserta dari kelompok lain langsung menjawab,”Giraffe!” Kelompok satu membenarkan.

Kelompok dua giliran membaca. ”Repeat again!!” terdengar peserta lain minta diulang, kurang paham. ”The body is small and soft,” ulang Deby dari kelompok dua. ”Ihh…,” komentar peserta yang merasa geli mendengarnya.

 ”Cacing!” jawab Hasna dari kelompok tiga. Kelas ramai dengan berbagai komentar. Ada yang tertawa merasa kalah cepat. Ada yang setuju dengan jawaban tersebut, ada juga menuntut jawaban harus bahasa Inggris.

Tiba giliran kelompok tiga dibacakan oleh Rizkiyyati Afifah. ”From far its looks like a point. The closer we can see clearly the shape and appearance. It’s in the middle of the sea. What is it?

Ruangan menjadi gaduh. Ada yang menjawab Fish, Dolpin, Mutiara, dan Ombak. Sementara yang lain ada yang minta diulang. Akhirnya Deby dapat menjawab dengan benar. ”The ship.” (Siti Jumaliah)