Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik Perempuan, Aisyiyah Ponorogo Gelar Workshop

113
Pasang Iklan Murah
Berfoto bersama uai acara. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Majelis Kader Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Ponorogo berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Ponorogo mengadakan Women Journalist Workshop di Aula Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu (SDMT) Ponorogo, Ahad (24/2/19).

Kegiatan dengan tema “Mengembangkan Potensi Perempuan dalam Bidang Jurnalistik yang Cerdas dan Kreatif di Era Millenial” ini diikuti oleh Pimpinan Daerah, Cabang, dan Ranting Aisyiyah se-Ponorogo serta PDNA Ponorogo.

iklan

Diawali dengan materi “Bijak dalam Ber-Media Sosial” yang disampaikan oleh Pembina Kelompok Informasi Masyarakat Dinas Kominfo Ponorogo Sugeng Tri Wiyono SSos.

Tidak kurang dari 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta kemudian dibagi atas dua kelas yaitu kelas Jurnalistik yang diasuh Direktur madiunraya.com Yahya Ali Rahmawan dan kelas Konten Vlog Edukatif oleh Ria Eka Lestari, Anggota Departemen Sosial PWNA Jatim.

Dalam kegiatan ini peserta dilatih mulai dari awal tahapan tahapan pembuatan berita. Begitu pun dengan vlog, tidak hanya konten edukatif yang diajarkan, namun juga tahap awal pengambilan gambar serta detil-detil-nya, proses editing hingga jadilah video yang bisa dinikmati halayak juga diajarkan.

Tidak hanya materi yang diberikan, dalam kesempatan ini peserta juga diberi kesempatan untuk langsung mempraktikkan ilmu jurnalistik yang telah didapatkan kemudian dipresentasikan di depan kelas.

Ketua Ketua Majlis Kader PDA Ponorog Sita Martanti SPd menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap ibu-ibu agar bisa mengikuti perkembangan media dan teknologi saat ini.

“Harapan kami, dengan pelatihan ini Aisyiyah Ponorogo mampu memanfaatkan teknologi sesuai dengan zamannya untuk kepentingan dakwah agar tidak tertinggal dengan generasi millenial saat ini,” ujarnya.

Menurut dia, keikutsertaan PDNA memang disengaja karena Nasyiah sebagai pemudi penerus perjuangan sangat diperlukan dalam optimalisasi peran dakwah khususnya di bidang media.

Sekertaris Departemen Komunikasi dan Informasi (Kominfo) PWNA Jatim Ridia Septiria mengaku senang atas pelanksaan kegiatan ini. “Terimakasih terhadap panitia yang secara khusus mengundang kami sebagai pemateri dalam pelatihan ini,” ucapnya.

Ke depan, harap dia, kami akan ada latihan lanjutan dari peserta yang hadir saat ini untuk meningkatkan kualitas tulisan dan vlog yang tadi sudah diajarkan. “Dan tentu akan ada follow up dari kami nantinya atas terlaksananya kegiatan ini,” janjinya.

Dia juga mengimbau agar seluruh peserta agar turut serta meramaikan media media Muhammadiyah baik online, cetak, maupun lainnya. “Untuk memaksimalkan dakwah Persyarikatan,” ujarnya. (Aprs)