Foskam SMP Dibentuk Diharap Menjalankan Fungsi Ini

149
Pasang Iklan Murah

PWMU.CO – MTs Muhammadiyah 1 Malang  menjadi tuan rumah rapat koordinasi wilayah Forum Silaturrahim Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) se-Jawa Timur, Rabu (27/2/2019). Acara bertempat di Sengkaling Covention Hall dihadiri 40 kepala SMP-MTs se Jatim.

Divisi Kelembagaan Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur Dr Khozin MSi hadir membuka acara Rakorwil ”Foskam yang dibentuk hari ini, menjadi momen sakral sekaligus sebagai ajang silaturrahim seluruh sekolah Muhammadiyah jenjang SMP-MTs se-Jawa Timur. Ada banyak harapan dalam forum ini, salah satunya menyatukan persepsi dan memajukan pendidikan Muhammadiyah,” ujarnya.

iklan

Khozin menjelaskan fungsi Foskam. Pertama, sarana untuk mempermudah komunikasi dan informasi antar kepala sekolah dan pimpinan di persyarikatan. Kedua, wajib menyukseskan semua program Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur atau melaksanakan program yang disinergikan dengan Majelis Dikdasmen.

Ketiga, tambah dia, berorientasi kepada kemaslahatan sekolah/madrasah, kelompok atau perorangan. Keempat, melakukan fundrising untuk melaksanakan kegiatan dan melaporkan kepada Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur.

Wakil Ketua PWM Jatim Nadjib Hamid M.Si juga hadir memberi pengajian iftitah. ”Konsistensi Muhammadiyah dalam pergerakannya sudah banyak memberikan sumbangsih bagi bangsa. Salah satu konsistensi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan,” tandasnya.

Ke depan, menurut dia, banyak harapan besar yang diemban Muhammadiyah untuk masyarakat Indonesia terkhusus di Jawa Timur. Dengan forum ini mudah-mudahan harapan itu bisa terealisasikan,” ujarnya.

Kepala MTs Muhammadiyah 1 Malang Abdul Wahid MPd, tuan rumah, berharap silaturrahim yang dilaksanakan pada kesempatan kali ini bisa menjadi spirit pergerakan pendidikan Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

”Intensitas komunikasi antar lembaga sekolah adalah kunci untuk memajukan sekolah-sekolah terutama SMP-MTs Muhammdiyah. Saling memberikan masukan, mengisi kekurangan antar intansi pendidikan,” ujarnya.

Spirit seperti ini harus tetap dijaga, kata dia, agar ke depan sekolah-sekolah Muhammadiyah mampu bersaing mulai dari kancah regional sampai internasional. (Triono)