Benarkah Kegiatan Marketing Itu Riya? Ini Jawabannya

122
Pasang Iklan Murah
Rohmawati saat menyapaikan materi. (Ichwan Arif/PWMU.CO)

PWMU.CO – Kegiatan promosi yang didasari untuk kebaikan dan bukan untuk kesombongan, atau hanya mengharapkan sanjungan semata, maka marketing tidak termasuk penyakit hati: riya.

Waka Umum SDM 2 GKB Rohmawati MPd menyampaikann hal itu dalam kegiatan Knowledge Management Sharing (KMS), di Aula SD Muhammadiyah 1 GKB, Kamis (28/2/19).

iklan

Dia menguraikan marketing adalah kumpulan aktivitas. Mulai dari proses, ada kebutuhan, ada konsumen, ada profit, dan kegiatan promosi. Semua kegiatan ini salah satunya adalah pemenuhan target.

“Kalau marketing untuk memberikan efek kebaikan bagi konsumen; ada nilai positif untuk kebermanfaatan bagi orang lain, maka itu bukan riya karena ada nilai kebaikan,” ujarnya.

Kalau kegiatan atau aktivitas, lanjutnya, hanya untuk minta sanjungan atasan, teman, atau rekan kerja semata, maka amalan yang sudah dilakulan bisa hilang seketika. Maka sia-sia belaka.

“Eman rasanya kalau aktivitas kita yang sudah dilakukan hilang gara-gara penyakit hati ini,” tegasnya.

Dalam kegiatan yang menjadi agenda rutin Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) GKB ini, dia menekankan kegiatan yang dilakukan harus didasarkan pada niat karena Allah SWT.

Kalau hanya mencari sanjungan, menurutnya, semua kegiatan yang telah dilakukan berkali-kali hanya riya. Amalan bisa hilang seketika. “Semua harus kita luruskan niat kita, supaya terhindar dari penyakit hati, riya,” ucapnya. (Ichwan Arif)