Lomba Tiwisada, Ada Peserta yang Sempat Kehilangan Kata-Kata

96
Pasang Iklan Murah

PWMU.CO-Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik menyelengarakan lomba kader Tiwisada tingkat kabupaten di Aula Hippocrates Dinkes, Selasa (5/3/2019). Acara diikuti 36 siswa utusan tiap kecamatan. Masing-masing kecamatan mengirim dua peserta putra dan putri.

Pengelola UKS Dinas Kesehatan Gresik Endang Pujiati MSi menjelaskan, lomba kader Tiwisada atau dokter kecil ini diikuti oleh perwakilan semua kecamatan. Tujuannya menyiapkan wakil ke jenjang loba tingkat propinsi.

iklan

Penilaian lomba meliputi materi tulis, tes kesehatan, wawancara, dan penyuluhan di hadapan para juri dan peserta. Peserta dikelompokkan putra dan putri ini merupakan dokter cilik yang membantu melayani kesehatan di sekolah lewat UKS (Usaha Kesehatan Sekolah).

Tiba ujian praktik penyuluhan beberapa peserta tampak grogi. Bahkan ada yang sudah berdiri di depan juri lantas kehilangan kata-kata apa yang harus diucapkan. Dia berhenti beberapa lama untuk mengingat lantas menyampaikan materi penyuluhan.

Ini terjadi karena peserta tidak tahu bakal menyampaikan materi apa sebab diambil berdasar undian. Topik penyuluhan sudah ditetapkan tentang DBD (Demam Berdarah Dengue), cacingan, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang dipilih dari undian yang keluar.

Sekretaris Dinas Kesehatan dr Muhibatul Husna MKes mengatakan, melalui lomba ini kita berharap para kader bisa mengeksplor pengetahuan tentang kesehatan bagi dirinya maupun lingkunganya. ”Para kader Tiwisada ini bisa menjadi fasilitator di sekolahnya sehingga muncul kader baru lagi,” ujarnya.

Salah satu peserta Namira Raiya Azaki  kelas 4 Al Khawarizmi SDM 2 GKB mewakili Kecamatan Manyar menyampaikan,”Saya grogi. Baru kali ini ikut lomba. Tapi saya yakin bisa mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah dan kecamatan.” (Rahmat Syayid)