Kunci Hidup Bahagia: Rendah Diri di Hadapan Allah, Rendah Hati di Hadapan Manusia

116
Pasang Iklan Murah
Ustadz Musyafak. (Aan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Ustadz Musyafak menyampaikan pentingnya bagi hamba beriman untuk bertawakal kepada Allah SWT.

Hal itu ia sampaikan dalam pengajian Ba’da Maghrib yang diadakan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di Masjid Al-Azhar Muhammadiyah Dupak Bandarejo, Kota Surabaya, Ahad (24/3/19).

iklan

Musyafak mengatakan, apabilah manusia tunduk dan patuh pada perintah Allah SWT, maka ia akan semakin berharga di hadapan manusia. Begitu pula sebaliknya, apabila manusia makin sombong di hadapan Allah SWT, maka ia tak ada harganya di hadapan manusia.

Maka, ia mengingatkan, penting bagi hamba bertawakal kepada Allah SWT. Sebab, tawakal yang bermakna dengan penuh jiwa dan raga mengakui hanya Allah SWT yang besar dan lainnya kecil.

“Kita ini tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT. Lantas, apa yang patut manusia banggakan? Tidak ada. Yang bisa kita lakukan hanyalah tawakallah,” serunya.

Nah, kuncinya adalah rendah diri di hadapan Allah SWT dan rendah hati di hadapan manusia. “Kalau sudah begitu, insyaallah, enak hidup ini,” tegasnya.

Musyafak lalu menjabarkan ada beberapa ciri hamba yang bertawakal kepada Allah SWT. Salah satunya adalah rajin berdoa kepada Allah SWT. Juga rajin berikhtiar, sabar; senantiasa bersyukur dan ikhlas. “Kalau kita tidak termasuk di lima ciri itu, maka bertobatlah. Sadarlah!” tuturnya.

Ia menegaskan, manusia hidup di dunia harus bertawakal kepada Allah SWT karena sejatinya orang hidup itu tujuannya hanya untuk beribadah kepada Allah.

“Jadi, kita harus selalu berlomba memperbaiki kualitas diri dengan selalu beriman dan bertakwa kepada Allah dengan sebaik-baik takwa,” ujarnya. (Aan)