Para Orangtua Terharu Menyaksikan Anaknya Telah Hafal Quran

140
Hikmah Press
Arik/pwmu.co
Siswa SDM 24 yang hafal Quran memasangkan mahkota ke orangtuanya.

PWMU.CO-Ratusan siswa dan orangtuanya memenuhi aula Graha Wiyata LPMP Jawa Timur, Sabtu (23/3/2019). Mereka bersiap menyaksikan prosesi Wisuda Khotmil wa Tahfidhil Quran Sekolah Karakter SD Muhamamdiyah 24 Ketintang Surabaya tahun pelajaran 2018-2019.

Wisuda khotmil Quran merupakan wisuda bagi siswa yang telah lulus membaca Alquran dengan baik dan benar sesuai makhrajul huruf dan  tajwid. Sedang Tahfidhil Quran adalah wisuda bagi siswa yang mampu menghafalkan Alquran dengan baik, benar, dan lancar.

iklan

Wisuda Khotmil Quran dimulai dengan dipanggilnya satu persatu siswa yang telah lulus ujian bersama orangtuanya ke atas panggung untuk menerima penghargaan dari sekolah.

Berbeda dengan wisuda tahfidh. Wisudawan dipanggil ke atas panggung dahulu untuk diuji hafalannya oleh tim penguji dan bersama wali murid. Penguji dan wali murid memanggil salah satu peserta kemudian membacakan salah satu ayat dalam Alquran untuk diteruskan oleh wisudawan.

Momen mengharukan terjadi selesai ujian. Semua wali murid dipanggil ke panggung mendampingi anaknya. Dengan mata berkaca-kaca dan penuh kebanggaan orangtua memeluk putra-putrinya. Kemudian anak-anak melepas mahkotanya untuk dipasangkan kepada ayah atau ibunya. Mereka kemudian berpelukan dengan haru.

Bunda Mariyati, wali murid, mengatakan, terharu dan bahagia. ”Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk sekolah yang telah menyelenggarakan Wisuda Khotmil wa Tahfidhil Quran 2019. Ini merupakan penghargaan kepada anak-anak hebat yang dengan gigih berusaha membaca dan menghafal Al Quran,” katanya.

Mariyati juga menambahkan, siapkan waktu. Bukan luangkan waktu. Untuk menuntun ananda menjadi Hafidh Quran. Kalau kita tidak sanggup maka carikan mereka ustadz untuk membimbing.

Sementara Barakha Noerwie, salah satu wisudawan yang juga putra Mariyati, mengaku senang, bahagia dan bangga. ”Acaranya bagus. Tahun depan harus ada lagi. Buat teman-teman,  kita tidak boleh menyerah saat membaca dan menghafal Alquran agar bisa bertemu orang tua di surga. Apapun cita-cita kita, harus jadi hafidz 30 juz,” tuturnya.

Kepala Sekolah Norma Setyaningrum menjelaskan, tahun ini SD Muhammadiyah 24 berhasil mewisuda 27 siswa. Sebanyak 14  wisuda khatmil Quran dan 13 wisuda Tahfidhil Quran. 

”Alhamdulillah meningkat dibanding tahun lalu. Ini adalah apresiasi dari sekolah  kepada anak-anak, harapan kami semoga anak-anak terus menjaga hafalan dan istiqomah mempelajari dan membaca Alquran.  Semoga kegiatan ini juga dapat menjadi motivasi dan meningkatkan semangat para siswa dan wali murid untuk dapat berprestasi dalam mempelajari dan menghafal Quran,” jelas Norma. (Arik24)