Di Sekolah Ini Ada Kisah Nabi dan Kampanye Pemilu

46
Hikmah Press
Ali/pwmu.co
Peringatan Isra Mikraj dan pendidikan politik di SDM Limas.

PWMU.CO-SD Muhammadiyah 15 Wiyung Surabaya mengadakan peringatan Isra dan Mikraj Nabi Muhammad saw, Selasa (2/4/2019).

Acara diawali dengan shalat Dhuha berjamaah di halaman sekolah diikuti ratusan siswa. Kemudian mendengarkan ceramah agama yang bercerita perjalanan Nabi di waktu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha berlanjut ke Sidratul Muntaha.

iklan

Usai itu digelar Deklarasi Pemilu Damai menyongsong Pemilu 17 April 2019. Dibuka orasi politik oleh Rafa Alrasi siswa Kelas 5. ”Bapak-bapak calon presiden 01 maupun 02 selama berkampanye sampaikan pesan-pesan yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya sambil menoleh ke samping kiri.

Di sisi itu tempat berdiri pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 dan 02. Di situ anak anak memakai topeng Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi berlagak sebagai capres.

Juga semarak umbul-umbul bendera, pendukung masing-masing pasangan calon berkibar di kanan-kirinya. ”Diharapkan Pemilu berjalan damai, jujur dan adil,” sambung Rafa mengakhiri orasinya. Sambutan tepuk tangan meriah mengiringi dia saat turun dari podium.

Disambung pembacaan puisi Indahnya Perdamaian karya Chairil Anwar yang dibawakan oleh Galia dan Nabila siswi kelas 6. Acara diakhiri dengan doa.

Bagus Sasmito Utomo, guru Al Islam yang menjadi ketua panitia menuturkan,  acara ini untuk mengenalkan sejarah Islam yang spektakuler. Peristiwa Isra Mikraj dan perintah shalat.

”Momen ini juga digunakan sebagai pembelajaran bagi siswa untuk mengenal politik seperti Pemilu 2019,” katanya. ”Pemilu harus damai, bebas hoax, politik uang, dan tipu menipu,” lanjutnya. (Ali Shodiqin)