Inilah Ayat yang Menyuruh Umat Tertib Administrasi

87
Pasang Iklan Murah
Lilik/pwmu.co
Peserta pelatihan manajemen PDA Gresik.

PWMU.CO – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik mengadakan Pelatihan Manajemen dan Administrasi Organisasi, Sabtu-Ahad (6-7/4/19). Acara bertempat di SD Muhammadiyah GKB 2 Jalan Berlian VIII No. 02 Perumahan Permata Suci (PPS) Manyar.

Acara bertema Membangun Integritas dan Komitmen Kader Pimpinan Aisyiyah untuk Menggerakkan Organisasi dengan Kesadaran Tertib Administrasi.

iklan

Wakil Ketua PDA Gresik Idha Rahayuningsih MPsi dalam sambutan pembukaan acara menyampaikan, Muhammadiyah-Aisyiyah dikenal sebagai organisasi pembaharu, modern dan berkemajuan.

”Sudah seharusnya menata administrasi organisasi dengan baik agar apa yang sudah dikerjakan terdokumentasi dan bermanfaat bagi kader penerus perjuangan persyarikatan,” katanya.

Hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Dr Taufiqullah Ahmady MPdI menyampaikan pengajian iftitahnya.

Dia mengajak seluruh peserta mensyukuri nikmat Islam dengan berusaha mengamalkannya semaksimal mungkin. ”Jangan menjadi muslim yang biasa-biasa. Jadilah muslim yang aktif,  menjadi mujahidun bukan qooidun,” katanya. Qooidun artinya orang yang cuma duduk-duduk tak melakukan kerja.

Menyinggung pelatihan manajemen dan adminitrasi ini,  Taufiqullah mengingatkan dalam Alquran banyak ayat-ayat yang mengajarkan kepada manusia untuk menulis.

”Surat Al Qolam ayat 1 artinya, demi pena dan apa-apa yang mereka tuliskan. Ayat ini bermakna apa yang kamu tulis punya arti penting dalam memajukan dan menggerakkan sebuah persyarikatan,” jelas doktor lulusan Universitas Negeri Surabaya itu.

Dia menjelaskan, ayat-ayat Alquran yang berhubungan dengan tulis menulis yang banyak adalah masalah utang. Surat Al Baqarah ayat 282. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar.

Begitu pentingnya menulis itu, sambung dia, sehingga Alquran mengajarkan manusia untuk selalu menulis. Semakin sering kita menulis semakin kita pandai. (Lilik Isnawati)