Ada Hubungan Ikhlas dengan Sukses, Ini Penjelasan Ustadz

73
Pasang Iklan Murah
Ustad Muhammad Hatta dalam Kajian di Masjid Al-azhar Muhammadiyah Dupak Bandarejo Surabaya. (Aan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Mantan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Ustadz Muhammad Hatta menyatakan berbuat ikhlas adalah kunci meraih sukses besar.

Hal itu dia sampaikan dalam kajian Akhlak Bertuhan Allah di Masjid Masjid Al-Azhar Muhammadiyah Dupak Bandarejo, Kota Surabaya, Selasa (9/4/19).

iklan

Ustad Hatta mengatakan, ada orang bilang bahwa kalau bebuat ikhlas akan makan apa? “Nah, orang yang bilang begini pantas dikasihani. Seseorang yang berkata seperti itu telah menafikan kebesaran dan kekuasaan Allah. Juga meniadakan kekuasaan Allah tentang kun fayakun,” katanya mengingatkan jamaah.

Ia menyatakan, kalau Allah mau atau berkehendak akan sesuatu hal, maka cukup Allah SWT berkata jadi, maka jadi. “Tidak ada yang tidak bisa bagi Allah. Lihat dan perhatikan mukjizat yang Allah berikan kepada para Nabi dan Rasul-Nya sabagai bukti betapa kekuasaan Allah itu tidak terbatas,” paparnya

Ustad Hatta menerangkan, para Nabi dan Rasul Allah adalah orang yang ikhlas. Nabi Muhammad SAW misalnya, ketika ditawari oleh Allah untuk memilih di dunia jaya, kaya raya, dan di akhirat masuk surga. Atau sebaliknya, di dunia sederhana, semuanya ditarik dan diberikan di surga. “Nabi lebih memilih yang kedua,” urainya.

Ustad Hatta menegaskan, bagi Allah sangat mudah untuk membuat seseorang jaya. Atau sebaliknya, membuat seseorang itu tertatih dan tidak berdaya. “Manusia berjuang untuk jadi kaya. Tapi, kata Allah kamu miskin saja. Maka dia jadi miskin,” terangnya sambil Alquran Surat Ali Imran ayat 26.

Ayat tersebut berbunyi “Ya Allah pemilik semua kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan pada orang yang Engkau kehendaki, Engkau cabut kekuasaan dari orang yang Engkau kehendaki, Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki, Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tanganMu segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau atas segala sesuatu maha berkuasa”.

Ustad Hatta menegaskan, Nabi dan Rasul adalah berada pada maqom puncak ikhlas, maka kalau mereka minta kepada Allah, maka Allah beri.

“Nabi Sulaiman AS berdoa, Ya Allah beri saya kekuasaan dan kekayaan yang tidak ada yang bisa menyaingiku selamanya. Maka, Nabi Sulaiman dijadikan Allah jaya dan berkuasa tak tertandingi,” terangnya menukil surat Shad ayat 35.

Ustad Hatta melanjutkan, manusia menjadi jaya dan kaya itu bukan karena dia hebat. Tapi karena kehendak alias maunya Allah yang menjadikan orang itu hebat dan jaya. “Jadi, berbuat ikhlas itu sama dengan sukses besar,” ungkapnya. (Aan)