Din Syamsuddin Ajak Wujudkan Pemilu Damai, Minta Dugaan Kecurangan Pencoblosan Dini Diusut Tuntas

634
Hikmah Press
Prof M Din Syamsuddin. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof M Din Syamsuddin mengimbau kepada keluarga besar bangsa Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan Pemilu 2019 yang damai, berkualitas, adil, dan beradab.

“Kepada semua pihak, khususnya tim sukses, relawan, dan pendukung kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, untuk dapat menahan diri dan tidak terjebak ke dalam tindakan anarkis, konflik fisik, dan kecenderungan untuk main hakim sendiri. Setiap masalah yang ada agar diselesaikan melalui jalur hukum,” pesan Din seperti disampaikan pada PWMU.CO, Kamis (11/4/19) malam.

Kepada aparat keamanan dan penegak hukum yakni TNI dan Polri, Din berpesan agar mereka mengawal pelaksanaan pemilu dengan menegakkan hukum dan keamanan secara cepat, tanggap, tegas, dan berkeadilan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2005-2015 itu juga mendesak penyelanggara pemilu: KPU dan Bawaslu untuk melaksanakan pemilu dengan jujur, adil, dan transparan.

Berkaitan dengan itu Din meminta agar masalah daftar pemilih tetap (DPT) yang digugat harus dituntaskan sebelum pemilu. “Begitu pula dugaan kecurangan seperti pencoblosan dini kertas suara harus diselesaikan secara cepat, tegas, dan tuntas sesuai ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” imbaunya.

Din juga minta kepada KPU dan Bawaslu untuk benar-benar berlaku jujur, adil, dan transparan dalam mengemban kewajiban dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu yang amanah dan istiqamah. “Kami meminta agara mereka tidak memberi celah apapun bagi munculnya dugaan terhadap kelemahan dan kegagalan pelaksanaan pemilu, yang mana dapat mendorong protes dan ketakpercayaan terhadap KPU dan Bawaslu,” tegas Din.

iklan

Dosesn Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga mengajak segenap elemen bangsa dari berbagai lingkaran agama, suku, profesi, jender— khususnya wanita dan pemuda—untuk mengawal NKRI dari setiap gelagat dan gejala pertentangan, permusuhan, dan perpecahan.

“Menyerukan kepada umat beragama agar senantiasa memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, agar bangsa Indonesia terhindar dari malapetaka perpecahan,” pesan Din. (MN)