Empat Hal yang Bikin Tertegun Tamu Gondanglegi Ini saat Kunjungi Ranting PPI

764
Hikmah Press
Ahmad Faizun (kiri) menjelaskan konsep SDMM kepada Abubakar (peci hitam) saat berkunjung di SDMM. (Yudi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Perumahan Pongangan Indah (PPI) Manyar Gresik ketamuan rombongan keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gondanglegi Malang, Ahad (14/4/19).

Sebanyak 15 orang dari unsur Muhammadiyah dan Aisyiyah itu tiba di Masjid At Taqwa PPI sekitar pukul 09.00 WIB. Kedatangan mereka disambut hangat keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah serta pimpinan amal usaha Muhammadiyah (AUM) PPI.

iklan

Ketua PCM Manyar Imam Mustakim mengaku menerima surat kunjungan dari PCM Gondanglegi 6 April 2019 lalu. “Dalam surat itu disebutkan mereka ingin mengunjungi Masjid At Taqwa, PAUD, dan SD Muhammadiyah,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Imam menjelaskan, PCM Manyar mempunyai satu sekolah dasar dan dua madrasah ibtidaiyah. “Ketiganya dikelola oleh ranting Muhammadiyah setempat,” tambahnya.

Hal tersebut membuat heran tamu yang hadir. Seperti diceritakan Kepala SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Ahmad Faizun SSos saat ditemui PWMU.CO di ruang kerjanya, Senin (15/4/19) sore. “Jadi, PCM Gondanglegi itu mengira amal usaha ini milik cabang, padahal ranting,” kata dia.

Faizun menambahkan, di Gondanglegi sudah ada TK, Kelompok Bermain, SMP, dan SMK. “Mereka belum punya SD,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, kedatangan mereka bermaksud mengetahui pendirian dan pengelolaan SD. “Jadi yang dibidik ya SD Muhammadiyah Manyar, di samping juga pengelolaan masjid di ranting PPI,” jelasnya.

Usai acara pembukaan dan penyampaian profil AUM PRM PPI di Masjid At Taqwa, rombongan berkunjung ke SDMM. Di sana mereka berkeliling area sekolah, melihat kondisi kelas, perpustakaan, laboratorium, dan ruangan lain. “Salah satu yang di luar bayangan mereka adalah adanya dining room (ruang makan) di SDMM,” ungkap Faizun sambil tersenyum.

Setelah kurang lebih satu jam berkeliling area sekolah, mereka menyempatkan berkunjung ke Play Group Tunas Aisyiyah dan TK Aisyiyah 36 PPI yang letaknya tak jauh dari SDMM. Silaturahim itu semakin terasa hangat dengan jamuan makan siang yang telah disiapkan ibu-ibu ranting Aisyiyah. Makan siang berkonsep prasmanan dengan aneka menu khas Gresik tersebut digelar di lantai dua Masjid At Taqwa PPI. Kegiatan kunjungan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB.

Suasana penyambutan kunjungan PCM Gondanglegi ke PRM PPI di Masjid At Taqwa. (Yudi/PWMU.CO)

Empat kekaguman
Ketua PCM Gondanglegi Abubakar SPdI mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada PCM Manyar dan PRM PPI. Ia mengaku sepanjang perjalanan pulang, ada beberapa hal yang membuat rombongannya tertegun dan terkesan usai kunjungan.

Pertama, pengelolaan masjid yang profesional dan jamaah masjid tergerak begitu mudah karena kesadaran dan keikhlasannya. “Hasil sedekah dengan angka rupiah yang besar, belum pernah kami jumpai di masjid Muhammadiyah wilayah kami,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Senin (15/4/19).

Menurut Abubakar, pengelolaan dan manajemen Masjid At Taqwa PPI sudah sempurna. “Terutama di Malang Selatan, masjid Muhammadiyah dengan pengelolaan dan manajemen yang sempurna sebesar masjid At Taqwa Maneh Gresik belum pernah kita temukan,” ungkapnya.

Kedua, Kelompok Bermain, TK, dan SDMM bisa menjadi pionir dan sekolah rujukan di tengah masyarakat yang mayoritas bukan Muhammadiyah. “Sekalipun ‘dijual mahal’, masyarakat menyambutnya dengan antusias, yang menurut pengamatan kami juga belum ada di Kabupaten Malang,” jelasnya.

Ketiga, kekompakan pengurus dalam berjihad, berdakwah, maupun mengembangkan AUM-nya. “Ini membuat kami iri untuk menirunya,” kata dia.

Keempat, penyambutan yang luar biasa baik dari PCM Manyar dan guru-guru AUM semuanya. “Membuat kami tersanjung. Pantas kalau PCM Manyar disebut sebagai PCM percontohan,” ungkap Abubakar.

Ia menyadari, pihaknya telah membawa pulang ‘sesuatu’ yang sangat berharga. “Semua mengesankan dan inspiratif,” ucapnya.

Abubakar berharap PCM Manyar tidak bosan jika nanti ia dan timnya kembali untuk belajar lebih dalam. “Terutama dalam pengelolaan masjid dan pendirian SD Muhammadiyah,” kata dia.

Khusus untuk SD Muhammadiyah, kata Abubakar, pihaknya hanya akan ‘‘copy-paste‘ pada SD Muhammadiyah Manyar Gresik agar mudah mengimplementasikan di Kecamatan Gondanglegi. “Sekali lagi terimakasih atas semuanya,” tutupnya. (Vita)