Prof Zainuddin Maliki: Pemilu 2019 Momentum Atasi Defisit Moral Pemimpin

264
Pasang Iklan Murah
Prof Zainuddin Maliki (kiri) usai acara. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pesta demokrasi untuk memilih calon wakil rakyat maupun calon pemimpin bangsa buat lima tahun ke depan sudah di depan mata. Hari ini, Rabu (17/4/19), masyarakat di seluruh Indonesia akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 ini di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) pemilih.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Prof Zainuddin Maliki menyerukan kepada warga Persyarikatan dan masyarakat umum untuk memperteguh niat dalam memilih pemimpin yang lebih amanah, cerdas, mampu mengkomunikasikan dan mewujudkan penegakan kebenaran serta keadilan.

iklan

“Mari, jadikan Pemilu 2019 sebagai momentum untuk mengantarkan negeri ini mampu mengatasi krisis dan defisit moral pemimpin,” katanya ketika dihubungi sehabis Qiyamullail dan doa bersama untuk kemenangan Indonesia di Masjid Faqih Usman Universitas Muhammadiyah Gresik, Rabu (17/4/19).

Zainuddin menegaskan, immoralitas kepemimpinan berupa perilaku korup, memperkaya diri, sewenang-wenang, dan dzalim, tumpul menghadapi moral hazard dari mereka yang kuat dan mempersekusi yang lemah harus bisa dihentikan.

“Bangsa ini merindukan pemimpin yang mampu menata kebijakan sehingga lebih memberdayakan yang lemah, dan membangun negeri dengan memihaki bangsa sendiri,” ungkap Calon Anggota DPR RI Dapil Lamongan-Gresik dari PAN dengan nomor urut 2.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya secara langsung umum jujur dan adil. Juga bertanggung jawab, baik, dan tetap berpegang teguh pada nilai moralitas dan agama pada Pemilu 2019 ini.

“Selamat melangsungkan pesta demokrasi Pemilu 2019. Mudah-mudahan negera Indonesia tercinta ini diberi oleh Allah SWT pemimpin bangsa yang baik, amanah, adil, dan bisa membawa perubahan bagi bangsa ini ke arah yang lebih baik dari kontestasi Pileg maupun Pilpres tahun ini,” tandasnya. (Aan)