Calon DPD RI Nadjib Hamid Nyoblos di TPS 39 Jagir, Ini Pesannya

869
Hikmah Press
Nadjib Hamid dan istri saat memasukkan kartu suara. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Calon Anggota DPD RI Nadjb Hamid melakukan pencoblosan di TPS No. 39, Jagir, Wonokromo, Surabaya, pukul 08.45 WIB.

Calon dari daerah pemilihan Jatim dengan nomor urut 41 itu mencoblos bersama keluarga, yaitu Luluk Humaidah (istri), Kholifah (ibu), dan Maskufah (mertua).

“Setahun sudah kami berkhtiar. Sekarang saatnya berdoa dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT. Sekarang saatnya kita menjemput takdir Ilahi,” ujarnya kepada PWMU.CO, usai mencoblos.

Nadjib juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang ikut terlibat dalam memperjuangan amanah Persyarikatan untuk menjadi senator. “Saya sampaikan terima kasih kepada tim pemenangan, relawan, saksi, warga Muhammadiyah, dan masyarakat Jatim yang terlibat untuk proses ini,” ujarnya. “Mudah-mudahan Allah memberikan balasan yang terbaik.”

Komisioner KPU Jatim 2008-2014 itu juga mengingatkan agar penyelenggara pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu, agar bersikap jujur dan independen. “Karena di tangan merekalah nasib para kontestan ditentukan,” pesannya

Sebab, menurut dia, keberhasilan hajatan nasional yang sangat penting bagi masa depan bangsa ini, sangat ditentukan oleh integritas penyelenggaranya.

Bersama orang terdekat. Istri (kanan), ibu (di kuris roda) dan ibu mertua. (Istimewa/PWMU.CO)

Sebagai mantan Komisoner KPU Jatim, Nadjib paham betul bagaimana integritas penyelenggara pemilu diuji. Terutama saat pemilihan dan menjelang penetapan calon terpilih.

iklan

“Setidaknya itulah yang saya rasakan. Beberapa kali saya menghadapi godaan iman yang tidak ringan, baik ketika pemilu maupun pemilukada. Tapi alhamdulillah saya lulus dalam ujian itu,” kisahnya.

Kepada para saksinya yang tersebar di berbagai TPS di Jatim, Nadjib berpesan agar mereka menata niat. “Bismillah karena jihad. Berbekal surat mandat, dan bekerja secara cermat, insyaallah semua yang kita lakukan membawa maslahat,” ucapnya.

Dia berpesan agar para saksi mengawasi semua proses mulai pencoblosan hingga penghitungan suara usai, agar kecurangan tidak terjadi.

“Setelah selesai, setiap saksi jangan sampai lalai, meminta KPPS salinan form C-1 yang sudah ditandatangani,” ujarnya. “Oh ya, begitu penghitungan selesai, segera foto dan kirimkan ke posko.” (MN)