Wakili Kabupaten, Ini Prestasi yang Diraih Siswa Spemdalas pada Lomba Cipta dan Baca Puisi Tingkat Provinsi

124
Pasang Iklan Murah
Talitha Shahiza saat menerima piala penghargaan (Ichwan Arif/PWMU.CO)

PWMU.CO – Puisi berjudul Ensiklopedi Negeriku Aku Berikrar karya Talitha Shahiza—siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas)—dinobatkan sebagai harapan III dalam Lomba Cipta dan Baca Puisi Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Dinas Pendidikan Kota Malang Jalan Veteran No 19 Kota Malang, Jumat (26/4/19).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur UPT Laboratorium Pelatihan dan Pengembangan Seni ini diikuti 38 delegasi dari kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Lomba dimulai pukul 08.00-09.30 dengan agenda menulis puisi dengan tema yang disediakan secara on the spot oleh juri, yaitu Ketekunan dan Kerja Keras untuk Membangun Diri. Dilanjutkan dengan membaca puisi, pukul 10.00-13.00.

Lita, begitu sapaannya, mengaku sedikit gugup karena tema itu di luar dugaan. Cewek yang memiliki obsesi menulis novel tentang galaksi ini mulai memvisualkan isi tema sehingga mudah menyusun kata, memilih diksi, dan gaya bahasa untuk mengonkretkan isi puisinya.

“Awalnya sempat bingung karena tema besarnya adalah peran generasi muda, berbudaya, dan berprestasi. Prediksi saya temanya adalah literasi atau peran pelajar. Ya sempat lima menitan hanya melamun dan menerka-nerka isi yang harus disampaikan di puisinya,” ujarnya saat ditemui PWMU.CO usai menerima piala penghargaan.

Para juara Lomba Cipta dan Baca Puisi (Ichwan Arif/PWMU.CO)

Setelah itu, lanjutnya, muncul dua kata ensiklopedi negeriku. Untuk melengkapinya. “Saya pun merangkai dengan keindahan Indonesia, lalu upaya generasi muda dalam mengisi kemerdekaan,”terangnya.

Lita pun memberikan permasalan yang dihadapi bangsa Indonesia yaitu narkoba dan berita hoax. Kedua hal ini dia jelaskan di bagian tengah puisi, sebelum akhirnya ditutup dengan dua kalimat penting.

“Untuk penegasan sekaligus inti pesan, saya buat dua kalimat di penghujung puisi, tekun dan bekerja keras dalam mengembangkan diri serta ikrar untuk bisa berbakti untuk negeri,” paparnya.

Lita menyadari persaingan sangatlah ketat. Meraih juara harapan ini pun sudah sangat bagus. Penguasaan vokal, ekspresi, dan penampilan total dari 37 peserta sangat memukau. Tidak salah, menurutnya, mereka adalah para delegasi terbaik dari kabupaten kota di Jawa Timur.

Dalam lomba ini juara I disabet kontingen dari Magetan, sedangkan juara II dan III diraih Nganjuk dan Madiun. Harapan I-III digondol Situbondo, Gresik, dan Kediri. (Ichwan Arif)