Jadi Tuan Rumah sejak 2008, Ini Persiapan UMM Jamu Peserta Kajian Ramadhan Tahun Ini

364
Pasang Iklan Murah
Gedung ICT UMM tempat registrasi ulang peserta. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sudah siap untuk menjadi tuan rumah acara Kajian Ramadhan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, yang dihelat pada Sabtu-Ahad (18-19/5/19) mendatang.

Demikian yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana M Nurul Humaidi saat dihubugi PWMU.CO Kamis (16/5/19). Dia menyampaikan sudah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam kegiatan yang rutin digelar tiap tahun itu.

“Kami dari UMM yang juga sebagai tuan rumah telah menyiapkan semua kebutuhan acara. Dome sebagai tempat acara sudah siap. Penginapan peserta juga sudah siap semua,” ujar Dosen Fakultas Agama Islam UMM ini. “Konsumsi berbuka dan bersahur pun sudah siap.”

iklan

Dia juga menegaskan, untuk penginapan UMM membagi menjadi dua tempat berbeda. “Yaitu tempat pertama di rusunawa untuk penginapan peserta perempuan, dan tempat kedua di ruang kelas untuk penginapan peserta laki-laki,” terangnya.

Humaidi menjelaskan, data peserta kajian saat ini hampir tembus 2.500 peserta. “Data peserta yang masuk ke panitia hingga hari ini adalah kisaran 2.400 orang, yang terkonfirmasi menginap 2.200-an orang,” rincinya.

M Nurul Humaidi. (Istimewa/PWMU.CO)

Untuk memudahkan saat awal peserta datang di lokasi Kampus UMM, panitia menyiapkan jalur atau penunjuk arah tempat untuk registrasi peserta Kajian Ramadhan. “Untuk registrasi peserta juga disiapkan di Gedung ICT UMM, di sebelah timur kolam, nanti akan dipandu petugas kami. Jadi sambil menunggu antrean registrasi, peserta juga bisa menikmati suasana kolam yang indah dan kesegaran suasana kampus putih UMM,” ujarnya sambil tersenyum.

Dihubungi terpisah Sekretaris PWM Jatim Ir Tamhid Masyhudi menjelaskan, sejak tahun 2008 UMM selalu ditunjuk jadi tuan rumah Kajian Ramadhan PWM. “Awalnya, diadakan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Lantaran semakin banyak jamaah yang ikut dan tempat tidak mencukupi, maka pada tahun 2008 tempatnya dipindah ke UMM dan bertahan hingga kini,” ujarnya. (Izzudin/Aan)