Semangat IPM Spemutu Ikut Menjamu Musafir yang Berbuka di Masjid KH Ahmad Dahlan

144
Anggota PR IPM Spemutu sedang membagikan takjil pada jamaah Masjid KH Ahmad Dahlan Gresik (Awiyan/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sepuluh anggota Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik ikut terlibat dalam pembagian takjil di Masjid KH Ahmad Dahlan Gresik, Rabu (22/5/19).

Mereka membagikan menu berbuka yang terdiri dari nasi, kurma, dan air mineral kepada para musafir dan jamaah masjid yang mengikuti shalat Maghrib dan pengajian sore.

Sekretaris Bidang Kajian Dakwah Islam (KDI) M Fauzul Adhim Suudi mengatakan,
membantu kegiatan bagi takjil ini sesuai dengan surat imbauan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik.

Dia menjelaskan, secara teknis anggota PR IPM Spemutu yang ditugaskan berdasarkan domisili. “Ya yang rumahnya dekat bisa hadir. Ini 10 orang bukan KDI semua. Masing-masing bidang ada perwakilan. Pengkaderan, Kewirausahaan, semua ada,” ujarnya.

Fauzul mengatakan sudah dua tahun ini pihaknya membantu pembagian takjil ini. Dia berharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan. “Ya nanti untuk adik kelas, agar bisa membentuk kader-kader yang hebat gitu. Lagi pula, berbagi di bulan Ramadhan itu adalah tugas yang mulia. Selama itu baik, ya laksanakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Habis Berjuang Terbitlah Kebahagiaan, Cara Unik IPM Peringati Hari Kartini

Arnindya Meinar W. SPd, guru pendamping, mengaku bangga dengan anak didiknya. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat melatih kemampuan siswa dalam hal kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa percaya diri.

“Tidak semua siswa berani tampil di depan publik. Kegiatan seperti ini bisa melatih kemampuan anak-anak dalam berinteraksi dengan masyarakat luas,” ujar dia yang uga sudah dua tahun ini ikut mendampingi kegiatan tersebut.

Ketua Bagian Imaroh Masjid KH Ahmad Dahlan Kiswanto menjelaskan, menu takjil dibagikan rutin setiap hari selama bulan Ramadhan. “Jumlah nasi yang disiapkan adalah 400 nasi untuk hari Senin-Kamis dan 500 nasi untuk Jumat-Ahad,” ujarnya

Dia mengungkapkan dana yang digunakan untuk memesan nasi berasal dari infak jamaah masjid. “Nasi ini kita pesan sendiri. Pesannya ke beberapa ortom Muhammadiyah dan penduduk sekitar. Ya ada yang ngasih, nyumbang, tapi nggak banyak,”terang dia.

Dia berharap kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan agar bisa membantu para musafir untuk mengatasi kesulitan berbuka puasa ketika berada di jalan. (Awiyan Subekti).

Baca Juga:  Manfaatkan Momen Libur Panjang Akhir Pekan, IPM Smamda Napak Tilas ke Kampung Muhammadiyah
Anggota PR IPM Spemutu sedang membungkus takjil. (Awiyan/PWMU.CO)