Uniknya Pengumuman Kelulusan di Berlian School, Tegang dan Haru

472
Pasang Iklan Murah
Rhea Kisi Neysa Kalma menangis haru saat menanyakan kelulusannya kepada Dwi Martini. (Sonya/PWMU.CO)

PWMU.CO – Suasana tegang dan haru mewarnai pengumuman kelulusan 122 siswa kelas VI SD Muhammadiyah GKB—atau yang dikenal dengan Berlian School—Rabu (13/6/19).

Pengumuman dikemas unik dengan mengedepankan nilai-nila karakter dan rasa syukur kepada Allah SWT. Teknisnya, setiap guru diberi satu amplop yang berisi kartu Ujian Sekolah Bertaraf Nasonal (USBN).

Tampak salah satu siswa, Ilham Nur Setiadi, keluar masuk ruang Kelas VI Umar bin Khattab. “Aku tadi tanya ke Ustadz Sugeng Waras sama Ustadz Rialul Fikri. Tapi katanya namaku tidak ada. Aku berpikir tanya ke siapa ya, akhirnya aku mencari Ustadzah Dini Noviana, eh namaku ada. Ya aku senang dan langsung kembali ke aula,” ungkapnya.

Berbeda dengan Rhea Kisi Neysa Kalma siswi Kelas VI Abu Bakar Ash Shiddiq. Dia sudah berusaha menanyakan ke semua guru yang ada di kelas. Tapi tidak ada satu pun yang membawa amplop berisi namanya. Siswa yang dikenal cerdas ini pun menangis karena menganggap dirinya tidak lulus.

Beberapa teman dan guru menyarankan Neysa mendatangi Halimah, guru yang ada di aula. Sepertinya dia lupa bahwa guru yang berada di aula juga membawa amplop kelulusan. Suasana haru biru saat dia tahu nomornya dibawa Halimah. Tangis pun pecah tak terbendung.

iklan

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Rohmawati menyampaikan para siswa harus bersyukur atas capaian lulus 100 persen ini. “Ustadzah minta satu saja dari kalian, doakan ustadz dan ustadzah semua sehat, kuat dan sabar dalam mendidik semua siswa di sekolah tercinta, Berlian School,” ujarnya. (Sonya)

Ilham Nur Setiadi menunjukkan kartu USBN-nya. (Sonya/PWMU.CO)