Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

IHT SMK Models Banyuwangi Dibuka, Cabdin Pendidikan Dorong Peningkatan Mutu Guru

Iklan Landscape Smamda
IHT SMK Models Banyuwangi Dibuka, Cabdin Pendidikan Dorong Peningkatan Mutu Guru
Imron Rosyadi, S.T Kasi Cabdin Banyuwangi berikan apresiasi perkembangan pesat SMK Models (Cici Arista Devi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Peningkatan jumlah peserta didik perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Pesan tersebut mengemuka saat Kepala Seksi (Kasi) SMK Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Imron Rosyadi, S.T., membuka kegiatan In-House Training (IHT) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Ballroom SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh jajaran manajemen sekolah, dewan guru, dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat kompetensi pendidik dalam menghadapi tantangan pembelajaran yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Imron Rosyadi menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan SMK Models yang dinilai memperoleh kepercayaan tinggi dari masyarakat. Berdasarkan data rekapitulasi jumlah peserta didik di Wilayah Koordinator Wilayah (Korwil) 6, SMK Models menempati peringkat pertama dengan jumlah peserta didik terbanyak dibandingkan sekolah lain di wilayah tersebut.

Pada Tahun Pelajaran 2025/2026, jumlah peserta didik tercatat sebanyak 1.329 orang, yang terdiri atas 511 siswa kelas X, 426 siswa kelas XI, dan 392 siswa kelas XII. Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, jumlah tersebut meningkat menjadi 1.520 peserta didik.

“Angka 1.329 siswa di tahun lalu saja bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan bukti nyata besarnya kepercayaan masyarakat Banyuwangi, khususnya di wilayah selatan, terhadap kualitas pendidikan di SMK Models. Apalagi melihat lompatan angka yang meroket hingga 1.520 siswa pada tahun pelajaran 2026/2027 ini. Pertumbuhan yang luar biasa ini wajib diimbangi dengan peningkatan mutu guru melalui IHT yang kita buka hari ini,” ujar Imron Rosyadi, S.T.

Menurut Imron, peningkatan jumlah peserta didik menjadi tanggung jawab yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Sekolah yang semakin diminati masyarakat dituntut mampu menjaga mutu lulusan agar tetap relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Oleh karena itu, In-House Training menjadi sarana untuk memperkuat kompetensi pedagogik maupun profesional guru.

Kepala SMK Muhammadiyah 8 Siliragung, Rudy Agus Setiawan, S.T., menyambut baik apresiasi dan arahan dari Cabang Dinas Pendidikan. Ia menegaskan bahwa sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pengembangan sumber daya manusia dan penyediaan sarana pendukung pembelajaran.

SMPM 5 Pucang SBY

Selain memperkuat kompetensi akademik dan kejuruan, SMK Models juga mulai mengintegrasikan budaya peduli lingkungan ke dalam program sekolah. Pada tahun pelajaran ini, sekolah secara resmi meluncurkan gerakan menuju Sekolah Adiwiyata sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Rudy berharap program tersebut mampu mendukung proses pembelajaran sekaligus membangun karakter peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Pengembangan budaya sekolah yang ramah lingkungan dipadukan dengan penguatan kompetensi teknologi informasi dan keahlian vokasi menjadi salah satu fokus pengembangan SMK Models.

Melalui pelaksanaan In-House Training ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun strategi pembelajaran pada tahun pelajaran baru. Kesamaan visi tersebut menjadi bekal untuk memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dengan jumlah peserta didik yang terus bertambah, sekolah juga berupaya memastikan kesiapan kurikulum, metode pembelajaran, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik agar mampu memberikan layanan pendidikan yang optimal. Kepercayaan masyarakat terhadap SMK Models diharapkan dapat dijawab melalui peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan In-House Training menjadi salah satu langkah yang ditempuh sekolah untuk menyelaraskan program kerja sekaligus memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui kegiatan ini, SMK Models berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan DUDIKA. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 08/07/2026 23:39
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu