Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 03 Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) menghadirkan inovasi di bidang kesehatan masyarakat.
Para Mahasiswa meluncurkan “Aplikasi Reminder Posyandu Balita” di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan pada Senin (10/8/2026).
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mempermudah tugas kader kesehatan sekaligus meningkatkan angka kehadiran ibu dan balita dalam kegiatan Posyandu rutin.
Aplikasi berbasis web ini dilengkapi fitur pengingat berupa notifikasi WhatsApp otomatis yang mengirimkan jadwal Posyandu langsung ke ponsel para orang tua, serta layanan chatbot untuk edukasi tumbuh kembang anak.
Selain membangun sistem, mahasiswa KKN Umla memberikan pendampingan intensif kepada kader Posyandu dan sosialisasi interaktif kepada warga mengenai pemenuhan gizi serta pencegahan stunting.
Inovasi ini mendapat apresiasi hangat dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Drajat menyambut baik terobosan teknologi yang dihadirkan oleh mahasiswa dalam mendukung pelayanan kesehatan warganya.
Kepala Desa Drajat, Ahmad Nailul Fauzi, mengaku sangat antusias dengan aplikasi reminder dan monitoring imunisasi untuk Desa Drajat yang diluncurkan oleh Mahasiswa KKN Umla.
“Saya pikir aplikasi ini sangat penting sekali dalam rangka untuk mengetahui dan melaksanakan kepastian jadwal imunisasi serta hasil-hasilnya pada ibu-ibu di Desa Drajat” terang Fauzi.
“Mudah-mudahan aplikasi ini bisa digunakan dengan baik dan bermanfaat bagi semua warga Desa Drajat” harapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator Desa (Kordes) KKN Umla menegaskan komitmen kelompoknya dalam menghadirkan program yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Koordinator Desa KKN Umla Kelompok 03, Heru Febriansa menyampaikan langkah ini berguna memastikan tidak ada lagi balita di Desa Drajat yang terlewat jadwal pemeriksaan dan imunisasinya.
“Kami berharap kolaborasi dan pendampingan yang telah dilakukan dapat membantu tugas kader Posyandu serta terus dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang” ungkapnya.
Sinergi antara mahasiswa KKN Umla, pemerintah desa, dan kader Posyandu ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa.





0 Tanggapan
Empty Comments