Logo Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah resmi diluncurkan pada Kamis (1/10/2026). Peluncuran berlangsung bersamaan dengan Resepsi Milad ke-61 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) di Gedung PWM Jawa Timur, Kertomenanggal, Surabaya.
Logo tersebut diluncurkan dan diresmikan secara langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah yang juga Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar A. Tawalla.
Acara berlangsung khidmat dan semarak. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus PP Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, alumni Pemuda Muhammadiyah, pimpinan KOKAM, serta kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai daerah.
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah rencananya digelar pada 25–29 Sya’ban 1448 H atau bertepatan dengan 2–6 Februari 2027 di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Surabaya.
Logo Muktamar Bukan Sekadar Lambang
Dalam sambutannya, Dzulfikar A. Tawalla mengatakan peluncuran logo menjadi penanda dimulainya rangkaian gerak dan persiapan menuju permusyawaratan tertinggi Pemuda Muhammadiyah.
“Logo Muktamar XIX ini bukan sekadar lambang visual, melainkan representasi gagasan, arah gerak, dan komitmen Pemuda Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, momentum peluncuran logo sengaja disatukan dengan Resepsi Milad KOKAM. Hal itu menjadi penegasan terhadap posisi KOKAM sebagai pilar ketahanan, pengabdian, dan kesiapsiagaan kader di tengah masyarakat.
“Di saat yang sama, kita menyatukannya dengan Resepsi Milad KOKAM untuk menegaskan kembali posisi KOKAM sebagai pilar ketahanan, pengabdian, dan kesiapsiagaan kader di tengah masyarakat,” lanjut Dzulfikar.
Peringatan Milad ke-61 KOKAM juga menjadi momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang pengabdian KOKAM dalam mengawal ulama, menjaga Persyarikatan, serta hadir di garis terdepan dalam aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Jawa Timur Siap Sambut Muktamar
Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur Anang Nafi’uzzaki menyampaikan rasa terhormat dan syukur karena Jawa Timur mendapat amanah menjadi tuan rumah Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah.
“Atas nama Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur beserta seluruh kader di 38 kabupaten/kota, kami menyatakan siap menyambut dengan penuh kegembiraan dan kehangatan kehadiran para utusan, pimpinan, dan kader Pemuda Muhammadiyah dari seluruh pelosok Tanah Air,” katanya.
Ia menegaskan PWPM Jawa Timur berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik dengan memuliakan para tamu dan menghadirkan suasana permusyawaratan yang nyaman, kondusif, serta menggembirakan.
Filosofi Logo Muktamar XIX

Logo Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah memiliki sejumlah filosofi yang menggambarkan semangat dan arah gerak kader muda Muhammadiyah.
Tugu menjadi simbol negarawan muda yang merepresentasikan keteguhan, keberanian, dan cita-cita tinggi generasi muda.
Dua tangan menggambarkan semangat merawat persatuan. Tangan terbuka dimaknai sebagai sikap mengayomi, memberikan perlindungan, membangun kolaborasi, dan memperkuat ukhuwah.
Sembilan sinar yang mengelilingi tugu melambangkan sembilan kobaran api. Delapan penjuru Nusantara berhimpun pada satu titik pusat dan bersatu di Surabaya sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar XIX.
Sementara itu, nyala api sebagai spirit tajdid melambangkan semangat pembaruan dan pencerahan. Filosofi tersebut menegaskan keberanian Pemuda Muhammadiyah untuk mengambil peran dalam menghadirkan perubahan.
Peluncuran logo ini sekaligus menjadi penanda dimulainya persiapan menuju Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah yang akan mempertemukan kader dan pimpinan dari berbagai daerah di Surabaya pada Februari 2027. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments