Siswa Kelas V SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) berkesempatan belajar bersama guru tamu. Kali ini sebagai guru tamu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupetan Gresik Sri Subaidah, ST. MT.
Menjadi salah satu rangkaian kegiatan STEM kelas V, guru tamu di undang untuk memberikan insight tersendiri bagi para siswa terkait pemanfaat kertas untuk menjadi sebuah barang layak guna dan layak jual.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SDMM lantai IV, Jumat (2/10/2026) mulai pukul 08.20 sampai 09.45.
Dengan tema “Green Paper-Morphosis (GPM): Transformasi Limbah Kertas Menjadi Media Karya Berkelas”, para siswa kelas V begitu antusias untuk mengikuti materi yang dijelaskan oleh Sri Subaidah ST MT.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas V ini berfokus pada dua poin utama, yakni pemilahan sampah kertas secara mandiri serta pemahaman mengenai potensi ekonomi yang tersembunyi di balik limbah kertas. Kehadiran Siti Subaidah memberikan warna tersendiri karena beliau memaparkan materi dengan cara yang interaktif, komunikatif, dan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak di lingkungan sekolah maupun rumah.
Produk Bernilai
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa sampah kertas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari siklus kreativitas baru.
Melalui pendekatan yang menyenangkan, para siswa diajak untuk melihat langsung bagaimana kertas bekas yang sering diabaikan dapat diolah kembali menjadi produk bernilai estetika tinggi sekaligus bernilai ekonomis.
“Melalui program Green Paper-Morphosis ini, kami berharap anak-anak tidak hanya sekadar tahu, tetapi benar-benar mampu memahami dan menerapkan prinsip dasar 3R, yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle dalam keseharian mereka,” ujar Shofan Hariyanto Koordinator Kegiatan STEM jenjang kelas V.
Para pengajar di kelas V menaruh harapan besar bahwa materi inspiratif yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik ini mampu memberikan semangat kreativitas siswa.
Lebih dari itu, kegiatan Guru Tamu ini tidak berhenti pada sesi ceramah semata. Sesi ini dirancang sebagai batu loncatan yang akan ditindaklanjuti secara nyata ke dalam project berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di kelas V SDMM.
Dengan adanya integrasi antara teori pengelolaan lingkungan dan proyek praktis STEM, para siswa diharapkan dapat merancang sebuah inovasi nyata pemanfaatan limbah kertas.
Diakui oleh Kepala DLH bahwasannya kolaborasi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintahan ini membuktikan komitmen SDMM dalam mencetak generasi muda yang peduli lingkungan, kreatif, inovatif, serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap kelestarian alam demi masa depan bumi yang lebih hijau.
Pada akhir sesi, Sri Subaidah ST MT berharap siswa SDMM mampu menjadi pahlawan-pahlawan kecil bangsa yang bisa memberikan perubahan kecil melalui peduli lingkungan, dimulai dari lingkungan tempat tinggal dan sekitarnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments